Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Rafael Grossi mengatakan dirinya bersama tim sudah berada di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia. Penilaian fisik fasilitas itu akan dilakukan secara netral dan terbuka.
“Kami tidak akan kemana-mana. IAEA sekarang ada di sana, di pabrik dan tidak bergerak. Itu akan tetap di sana," kata kepala IAEA Rafael Grossi.
Dia mengatakan sekelompok ahli IAEA akan menetap dan tinggal di PLTN Zaporizhzhia dan akan memberikan penilaian situasi yang tidak memihak, netral dan secara teknis.
"Saya khawatir, saya khawatir dan saya akan terus khawatir tentang PLTN ini sampai kita memiliki situasi yang lebih stabil, dan lebih dapat diprediksi," katanya.
Teresa Bo dari Al Jazeera, melaporkan dari Kyiv, mengatakan tim IAEA sedang mengevaluasi tingkat kerusakan di lokasi dan kondisi personel Ukraina.
“Beberapa hari yang lalu ada laporan bahwa beberapa peluru jatuh sangat dekat dengan tempat reaktor nuklir berada. Ini menjadi perhatian utama dan mereka harus mengevaluasi apa yang terjadi di lapangan,” katanya.
Ukraina dan Rusia saling menuduh menciptakan risiko bencana seperti Chernobyl dengan menembaki dekat PLTN ini.
Rusia merebut PLTN Zaporizhzhia di awal perang yang sudah berlangsung lebih dari enam bulan.
Baca juga: Rusia Pastikan Pembangkit Nuklir Zaporizhzhia Terkendali
Kyiv juga menuduh Rusia menggunakan fasilitas itu untuk melindungi pasukannya dan berencana mencuri listrik dengan menghubungkannya ke jaringan Rusia.
Moskow membantahnya tetapi sejauh ini menolak seruan internasional untuk menarik pasukannya dari fasilitas tersebut.
Rekaman video yang dirilis oleh kantor berita negara Rusia RIA menunjukkan inspektur IAEA, termasuk Grossi, mengenakan helm pengaman dan ditunjukkan di sekitar lokasi oleh pejabat energi Rusia, yang menunjukkan pipa air yang rusak.
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, mengatakan Moskow melakukan segalanya untuk memastikan bahwa PLTN Zaporizhzhia dapat beroperasi dengan aman, dan agar inspektur IAEA dapat menyelesaikan tugas mereka.
Sebelumnya, perusahaan nuklir negara Ukraina Energoatom mengatakan penembakan Rusia telah memaksa penutupan salah satu dari dua reaktor yang masih beroperasi di lokasi tersebut.
Pejabat Rusia menuduh Kyiv mengirim pasukan dengan kapal menjelang fajar untuk mencoba merebut pabrik pada Kamis (1/9), dan menembaki kota Enerhodar yang dikuasai Rusia.
Kyiv menuduh Rusia melakukan insiden itu untuk menyalahkan Ukraina dan menghalangi kunjungan IAEA. Sebelum perang, PLTN itu memasok lebih dari seperlima kebutuhan listrik Ukraina. (Aljazeera/Cah/OL-09)
Sistem rudal bahu tersebut disebut akan dipasok Rusia ke Iran secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari kontrak bernilai ratusan juta euro.
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
NORAD kerahkan jet tempur F-35 untuk membayangi armada militer Rusia di zona ADIZ Alaska. AS tegaskan aktivitas ini rutin terjadi dan bukan merupakan ancaman.
Keputusan SpaceX memblokir akses Starlink bagi pasukan Rusia membawa dampak fatal. Koordinasi serangan drone Moskow lumpuh, memberi peluang emas bagi serangan balik Ukraina.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
Rusia memiiiki pembangkit listrik tenaga nuklir terapung pertama dan sampai saat ini satu-satuny di dunia.
GAGASAN Menteri ESDM sekaligus Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN) Bahlil Lahadalia untuk mengembangkan energi nuklir di Indonesia mendapat sambutan positif dari kalangan akademisi.
Presiden Rusia Vladimir Putin menawarkan dukungan tenaga ahli untuk proyek pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Indonesia dalam pertemuannya dengan Presiden Prabowo di Moskow
Kita harus jujur mengakui, selama lima dekade perjalanan Indonesia dalam isu nuklir, selalu tersandung pada simpul yang sama: komitmen yang mudah diucapkan, tapi rapuh ketika diuji.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan telah bertemu dengan pihak dari Kanada dan Rusia membahas pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Indonesia.
Pemerintah harus mengirim tenaga ahli ke negara-negara maju yang telah mengoperasionalkan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved