Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan (Menkeu) Amerika Serikat (AS) Janet Yellen bakal mendesak negara-negara anggota G20 yang menghadiri pertemuan ke-3 FMCBG di Bali pada 15–16 Juli untuk menetapkan pagu harga (price cap) untuk minyak Rusia.
Menurut Yellen, langkah itu dapat menghambat aliran dana Rusia untuk menjalankan agresinya di Ukraina.
Namun tidak hanya itu, menurut Menkeu AS itu, saat jumpa pers di Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis (14/7), penetapan pagu harga dapat menjadi cara mengendalikan ketersediaan minyak global, serta meringankan beban konsumen tidak hanya di AS tetapi juga dunia.
Walaupun demikian, saat ditanya mengenai berapa nilai yang diusulkan oleh AS untuk pagu harga minyak Rusia, Yellen mengaku belum memutuskan itu.
"Sejauh ini, kami belum memutuskan berapa nilai yang pantas. Belum ada keputusan terkait itu," kata dia.
Sementara itu, terkait strategi AS mengantisipasi penolakan dari anggota G20 seperti Tiongkok dan India, Yellen menjawab usulan pagu harga itu untuk kebaikan bersama.
"Saya tentunya berharap China dan India menempatkan usulan ini untuk kenaikan mereka, terutama (karena penetapan pagu harga) maka mereka dapat menekan harga minyak yang diimpor dari Rusia," kata Yellen.
Baca juga: AS Ikut Investasi Pertanian India bersama Israel dan UEA
Namun, apabila Tiongkok dan India tidak mendukung usulan itu, Yellen meyakini anggota G20 lainnya bakal melihat itu sebagai cara mengantisipasi dampak berbagai sanksi ekonomi yang dijatuhkan Amerika dan negara barat.
Ia kembali menegaskan kebijakan itu sejatinya untuk meringankan beban warga dunia, yang saat ini menghadapi kenaikan harga minyak, termasuk di antaranya di Tiongkok dan India.
"(Kebijakan itu dapat) mencegah kenaikan harga minyak dunia dan menjaga harga minyak tetap terjangkau," kata Menkeu AS.
Sejumlah menteri keuangan dan gubernur bank sentral anggota G20 bakal memulai pertemuan ke-3 FMCBG di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Badung, Jumat (15/7). Pertemuan itu bakal berlangsung sampai Sabtu (16/7).
Meski demikian, acara utama Finance Track G20 itu telah didahului oleh pertemuan ke-3 Deputi Bidang Keuangan dan Deputi Bank Sentral (FCBD) pada 13–14 Juli 2022.
Sementara itu, rangkaian acara sampingan (side event) yang menjadi bagian dari Pertemuan Ke-3 FMCBG dan FCBD telah berlangsung sejak 11 Juli 2022. Ragam side event seperti seminar dan diskusi panel itu digelar oleh Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan, sebagai bentuk pengayaan isu-isu yang menjadi agenda prioritas pada pertemuan ke-3 FMCBG dan FCBD G20. (Ant/OL-16)
PRANCIS berada dalam posisi dilematis di tengah perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Presiden Emmanuel Macron mengkritik serangan militer terhadap Iran
Iran untuk Rusia, Kazem Jalali, menegaskan Iran hanya mengincar kemenangan atas AS dan Israel. Ia menuntut ganti rugi serangan dan pencabutan sanksi ekonomi.
Iran berencana menyerang pusat data dan infrastruktur serat optik di negara Arab yang digunakan militer AS. Ketegangan Timur Tengah meningkat pascaserangan Israel.
Presiden Masoud Pezeshkian ungkap 3 syarat akhiri perang dengan AS dan Israel. Militer Iran ancam serang titik ekonomi di Teluk Persia jika pelabuhan diincar.
PEMERINTAH Iran memperingatkan akan menindak keras demonstrasi anti-pemerintah di tengah perang dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Chuck Schumer mengungkapkan bahwa sejak 28 Februari sedikitnya 140 personel militer AS mengalami luka-luka, termasuk delapan orang dengan luka serius.
AGENDA puncak G20 yang akan digelar di Johannesburg, Afrika Selatan, pada 22-23 November mendatang akan dibagi menjadi tiga sesi utama.
Ramaphosa mengatakan tahun ini Afrika Selatan mendapat kehormatan memegang presidensi G20.
Film G20 yang dibintangi oleh Viola Davis akan tayang di Prime Video pada 10 April.
DEKLARASI bersama para pemimpin Kelompok 20 (G20) pada pertemuan puncak tahunan mereka dinilai tidak memenuhi harapan dan mengecewakan.
DALAM KTT G20 ke-19 yang berlangsung di Rio de Janeiro, Brasil, para pemimpin dari 20 negara ekonomi teratas dunia menyerukan empat tema besar.
Biden secara khusus menyoroti perlunya para pemimpin dunia untuk mengumpulkan modal swasta guna menghadapi tantangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved