Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin menggelar pertemuan di Alaska pada Jumat (15/8) waktu setempat. Pertemuan tersebut bertujuan mencari jalan keluar atas perang Rusia-Ukraina yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun.
Dalam beberapa jam diskusi, Putin terlihat berhasil menekankan perlunya penyelesaian damai jangka panjang, bukan sekadar gencatan senjata sementara. Hasil ini dianggap melemahkan strategi Barat yang selama bertahun-tahun berupaya mengisolasi Moskow.
Banyak pengamat menilai Putin keluar sebagai pihak yang diuntungkan dari KTT Alaska. Media pemerintah Rusia menggambarkan Trump sebagai pemimpin berhati-hati, meskipun di Barat dia menuai kritik karena dinilai tidak siap menghadapi Putin.
Media Rusia juga menyoroti detail simbolis, mulai dari karpet merah, fly-over militer, hingga momen saat Trump menunggu Putin lalu mengajaknya masuk ke limosin kepresidenan AS, The Beast.
"Media Barat kini dalam kondisi yang bisa digambarkan sebagai kegilaan yang mendekati histeria," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.
"Selama tiga tahun mereka berbicara tentang isolasi Rusia, dan hari ini mereka melihat karpet merah digelar untuk menyambut Presiden Rusia di Amerika Serikat," tambahnya.
Isu terbesar dalam pertemuan itu tetap soal Ukraina. Trump awalnya datang dengan rencana mendorong gencatan senjata cepat serta mengancam Rusia dan Tiongkok dengan sanksi. Namun, setelah berbicara dengan Putin, dia menyatakan sepakat untuk mengarahkan negosiasi menuju perdamaian permanen.
"Posisi Presiden AS telah berubah setelah berbicara dengan Putin, dan kini diskusi akan fokus pada akhir perang, serta tatanan dunia baru. Persis seperti yang diinginkan Moskow," tulis pembawa acara talkshow Rusia, Olga Skabeyeva, di Telegram.
Sekadar berlangsungnya pertemuan ini sudah disebut sebagai kemenangan diplomatik bagi Putin. Padahal, dia masih berstatus buronan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas tuduhan kejahatan perang terkait deportasi anak-anak Ukraina.
Rusia membantah tuduhan tersebut dengan alasan evakuasi dilakukan terhadap anak-anak tanpa pendamping di zona konflik. AS dan Rusia sendiri bukan anggota ICC.
Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev menyebut pertemuan itu sebagai langkah besar pemulihan hubungan Moskow-Washington.
"Mekanisme pertemuan tingkat tinggi antara Rusia dan Amerika Serikat telah sepenuhnya dipulihkan," ujarnya.
Namun, tidak semua keinginan Putin terpenuhi. Trump menolak memberikan reset ekonomi yang sangat dibutuhkan Moskow.
Putin bahkan membawa menteri keuangan dan kepala dana kekayaan negara Rusia ke Alaska untuk membicarakan peluang kerja sama di bidang Arktik, energi, ruang angkasa, dan teknologi. Tetapi Trump menegaskan kepada wartawan bahwa urusan bisnis tidak akan berjalan sebelum perang Ukraina benar-benar berakhir.
Trump juga menahan diri dari langkah yang paling ditakutkan Eropa dan Kyiv yakni menukar kepentingan Ukraina demi kesepakatan dengan Moskow. Dia menegaskan bahwa keputusan akhir tetap ada di tangan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Meski demikian, Trump mengingatkan Zelensky agar bersikap realistis.
"Rusia adalah kekuatan yang sangat besar, dan Ukraina bukan," sebutnya setelah pertemuan.
Medvedev menilai pernyataan tersebut sebagai tanda bergesernya tanggung jawab. "Poin utamanya adalah kedua pihak langsung menempatkan tanggung jawab pada Kyiv dan Eropa untuk mencapai hasil dalam negosiasi," pungkasnya. (CNBC/Fer/I-1)
Lyudmila Navalnaya menyebut temuan toksin katak panah pada jasad Alexei Navalny membuktikan putranya dibunuh.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
SUATU dokumen FBI pada 2020 yang termasuk dalam berkas Epstein menuduh bahwa miliarder paedofil Jeffrey Epstein dilatih sebagai mata-mata di bawah mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak.
Rusia luncurkan serangan energi terbesar di awal 2026, tewaskan warga sipil dan rusak ikon Kyiv, di tengah persiapan perundingan damai di Abu Dhabi.
Donald Trump desak Putin akhiri perang setelah Rusia melancarkan serangan besar ke infrastruktur energi Kyiv, melanggar janji jeda serangan di musim dingin.
Presiden Prabowo tiba di Washington DC untuk tiga agenda: temui pebisnis AS, hadiri KTT BoP Gaza, hingga bahas ART dengan Donald Trump.
Ayatollah Khamenei remehkan ancaman militer AS dan tegaskan kedaulatan nuklir Iran sebagai hak yang tak bisa diganggu gugat di tengah ketegangan dengan Trump.
Ali Khamenei peringatkan militer AS saat negosiasi nuklir berlangsung di Jenewa. Iran blokade Selat Hormuz, Trump kirim kapal induk USS Gerald R. Ford.
Vatikan resmi menolak bergabung dalam Board of Peace bentukan Donald Trump dan memilih mendukung PBB sebagai pengelola utama krisis diplomatik internasional.
Amerika Serikat merilis pernyataan resmi menjelang dimulainya bulan suci Ramadan, yang menekankan nilai keimanan, refleksi diri, serta pentingnya kebebasan beragama bagi masyarakat.
Donald Trump terlibat dalam perundingan AS-Iran di Jenewa. Di tengah ancaman militer dan kehadiran kapal induk USS Abraham Lincoln, akankah kesepakatan tercapai?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved