Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat mengatakan pada Senin (4/7) bahwa jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh kemungkinan terbunuh oleh tembakan dari posisi Israel tetapi tidak ada alasan untuk percaya bahwa kematiannya disengaja. Departemen Luar Negeri juga mengatakan Amerika Serikat tidak dapat membuat kesimpulan pasti tentang asal-usul peluru yang membunuhnya pada 11 Mei.
Sebelumnya, peluru itu diserahkan oleh Otoritas Palestina kepada pihak Amerika Serikat. "Para ahli balistik menentukan peluru itu rusak parah yang menghalangi kesimpulan dengan jelas," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price. Ia menyampaikan itu setelah menyebutkan bahwa analisis forensik yang sangat rinci dengan pemeriksa luar.
Baca juga: Remaja Palestina Lempar Bom Molotov Dibalas Tembakan Tentara Israel
Kematian Abu Akleh memicu kehebohan. Otoritas Palestina menuduh hal itu sebagai kejahatan perang. Ini mendorong penolakan keras oleh Israel, sekutu dekat AS yang akan dikunjungi Presiden Joe Biden dalam dua minggu.
Koordinator Keamanan AS (USSC), yang mengarahkan bantuan keamanan kepada Otoritas Palestina berkoordinasi dengan Israel, mengatakan bahwa kedua belah pihak memberikan akses penuh untuk penyelidikan mereka sendiri selama beberapa minggu terakhir. "Dengan meringkas kedua penyelidikan, USSC menyimpulkan bahwa tembakan dari posisi IDF kemungkinan bertanggung jawab atas kematian Shireen Abu Akleh," kata Departemen Luar Negeri merujuk pada Pasukan Pertahanan Israel (IDF).
Baca juga: Palestina Serahkan Peluru yang Bunuh Abu Akleh ke Tim Forensik AS
"USSC tidak menemukan alasan untuk percaya bahwa ini disengaja melainkan hasil dari keadaan tragis selama operasi militer yang dipimpin IDF terhadap faksi Jihad Islam Palestina," katanya. "Kami akan tetap terlibat dengan Israel dan PA pada langkah selanjutnya dan mendesak pertanggungjawaban. Kami sekali lagi menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada keluarga Abu Akleh," kata pernyataan 4 Juli yang langka. (AFP/OL-14)
Menlu Palestina ungkap taktik Israel manfaatkan konflik Iran untuk percepat perluasan pemukiman ilegal di Tepi Barat. Simak kronologi dan dampaknya.
PBB memperingatkan potensi pembersihan etnis di Tepi Barat setelah 36.000 warga Palestina terusir dalam setahun akibat ekspansi pemukiman ilegal Israel.
Pasukan Israel ubah Kota Tua Jerusalem jadi barak militer. Akses Al-Aqsa ditutup 16 hari, jemaah terpaksa salat Tarawih di jalanan. Simak laporan lengkapnya.
Belanda dan Islandia resmi bergabung dengan Afrika Selatan dalam gugatan dugaan genosida Israel di Mahkamah Internasional (ICJ) per Maret 2026.
Indonesia bersama negara Arab danĀ Islam kecam keras penutupan Masjid Al-Aqsa oleh Israel. Larangan Tarawih & Itikaf pertama sejak 1967. Simak pernyataan resminya.
Pasukan Israel tutup Masjid Al-Aqsa 11 hari berturut-turut di Ramadan 2026. Pertama kali sejak 1967, salat Tarawih dan I'tikaf dilarang di situs suci.
Pejabat Hamas Bassem Naim kecam utusan Board of Peace, Nickolay Mladenov, karena syaratkan pelucutan senjata sebagai imbalan rekonstruksi Gaza dan penarikan pasukan.
Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem menyampaikan bahwa kelompok itu akan melanjutkan apa yang dia gambarkan sebagai "pertempuran defensif" melawan Israel.
Komandan Polisi Dubai Dhahi Khalfan desak negara Teluk perkuat hubungan dengan Israel dan Barat, serta kritik negara Arab lain di tengah perang regional melawan Iran.
Ketua Parlemen Iran Qalibaf mengancam bakal menyerang infrastruktur vital negara kawasan jika terbukti membantu musuh menduduki salah satu pulau strategis milik Iran.
MENTERI Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran tidak akan maju ke meja perundingan dan memilih melanjutkan perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel di tengah konflikĀ
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved