Jumat 13 Mei 2022, 07:14 WIB

Hari Terakhir EWG II, G20 Dorong Pengembangan dan Implementasi K3 di Dunia Ketenagakerjaan Baru

Basuki Eka Purnama | Internasional
Hari Terakhir EWG II, G20 Dorong Pengembangan dan Implementasi K3 di Dunia Ketenagakerjaan Baru

MI/Dok Humas Kemenaker
Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi menutup pertemuan kedua EWG G20 di Yogyakarta, Kamis (12/5).

 

ERA digitalisasi dan pandemi covid-19 memberikan tantangan baru bagi sektor ketenagakerjaan. Untuk menghadapi berbagai tantangan ini, negara-negara dunia memiliki kesamaan pandangan tentang perlunya meningkatkan implementasi dan mengembangkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

"Isu terkait K3 ini sangat penting dengan melihat kondisi saat ini. Misalnya terkait dengan pemanasan global, bekerja di dunia kerja baru yang lebih banyak menggunakan IT, sehingga kita bisa bekerja dari rumah, dari tempat kita yang jauh, maupun dari tempat kerja, ini menjadi isu yang kita diskusikan hari ini," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi saat menutup pertemuan kedua Kelompok Kerja Bidang Ketenagakerjaan G20 (The 2nd Employment Working Group/EWG Meeting) di Yogyakarta, Kamis (12/5).

Lewat siaran pers dari Kemenaker, Anwar Sanusi mengatakan, pada hari terakhir pertemuan kedua EWG, pihaknya juga mengusulkan agar G20 menyusun indikator kebijakan ketenagakerjaan yang ramah kelompok rentan.

Baca juga: Delegasi Barat Walk Out di Pertemuan G20, Kemlu RI: Hal Wajar

"Tawaran tadi mendapatkan respons dari hampir semua peserta bagaimana indikator tersebut dapat digunakan di negara masing-masing. Kita sepakat semua negara akan melihat kembali dan kita akan diskusikan di pertemuan yang akan datang," katanya.

Selanjutnya, pada sesi terakhir, delegasi EWG II juga merumuskan zero draft atau draf awal deklarasi yang akan dideklarasikan oleh Menteri Ketenagakerjaan anggota G20, pada Pertemuan Menteri-menteri Ketenagakerjaan dan Buruh (Labour and Employment Ministerial Meeting).

"Kita menyepakati kerangka waktu agar konsep zero draft ini menjadi final draft. Karena membutuhkan waktu untuk mematangkan rancangan atau draft terkait dengan deklarasi ini. Karena deklarasi ini sifatnya mengikat," ujarnya.

EWG II berlangsung dari 10 Mei hingga 12 Mei 2022 di DIY. Anggota G20 yang hadir secara langsung/tatap muka adalah Indonesia (Presidensi), Australia, Kanada, Uni Eropa, Perancis, Jerman, Jepang, Republik Korea, Arab Saudi, Turki, Inggris, Amerika Serikat, Argentina, India, dan Afrika Selatan. 

Sedangkan Anggota G20 yang mengikuti secara virtual adalah Brazsl, Tiongkok, Rusia, Italia, dan Meksiko.

Selain itu, EWG II juga diikuti negara-negara pengamat dan undangan; Organisasi Internasional seperti ILO, IsDB, World Bank, ADB, OECD, dan G20 OSH Net; serta engagement gruop seperti C20, L20, Y20, dan B20; baik secara langsung maupun virtual.

"Mereka memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan EWG ini. Kita mengisi dengan diskusi produktif dan mereka saling menjaga, saling toleransi, terhadap usulan-usulan yang disampaikan. Bahkan mereka juga mengapresiasi kepada Indonesia, khususnya masyarakat Yogyakarta, atas hospitality, keramahannya untuk menjadi Tuan Rumah secara fisik," pungkas dia. (OL-1)

Baca Juga

AFP/Brendan Smialowski.

Negosiator AS: Peluang Kegagalan Kesepakatan Nuklir Iran Lebih Besar

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 17:30 WIB
Amerika Serikat akan menolak tuntutan yang melampaui cakupan JCPOA, nama resmi untuk Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (Joint...
AFP/Atta Kenare.

Satu Orang Tewas dalam Kecelakaan Unit Penelitian Pertahanan Iran

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 16:45 WIB
Kementerian pertahanan Iran mengatakan sedang menyelidiki peristiwa di unit penelitian di daerah Parchin, tenggara ibu kota...
AFP/Atta Kenare.

Israel Akui Berada di Balik Pembunuhan Kolonel Iran

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 16:30 WIB
Ribuan orang menghadiri pemakaman Khodai pada Selasa di Teheran tengah. Doa pemakaman dipimpin oleh imam utama ibu kota dan peti mati...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya