Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
Pihak berwenang Ukraina menangkap seorang konglomerat pro-Kremlin yang melarikan diri dari tahanan rumah setelah invasi Rusia, Viktor Medvedchuk. Keberhasilan ini diungkap oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dengan memposting fotonya yang tampak acak-acakan dengan tangan diborgol dan mengenakan seragam tentara Ukraina.
"Operasi khusus dilakukan oleh Dinas Keamanan Ukraina. Sudah selesai dilakukan dengan baik!" Zelenskyy menulis di Telegram.
Kepala badan keamanan Ivan Bakanov mengatakan para agen melakukan operasi khusus multi-level secepat kilat dan berbahaya untuk menahan konglomerat sekaligus anggota parlemen yang bersahabat dengan Rusia itu.
"Tidak ada pengkhianat yang akan lolos dari hukuman dan semua akan dimintai pertanggungjawaban di bawah hukum Ukraina," katanya.
Medvedchuk, salah satu orang terkaya di Ukraina, adalah sosok yang sangat kontroversial karena kedekatannya dengan Moskow. Dia adalah pemimpin partai oposisi, Partai For Life. Taipan bisnis berusia 67 tahun itu dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin sekaligus ayah baptis bagi putri bungsunya Darya.
Dia menjadi tahanan rumah sejak tahun lalu atas tuduhan makar dan mencuri sumber daya alam dari Krimea yang dicaplok Rusia dan menyerahkan rahasia militer Ukraina ke Moskow. Medvedchuk dilaporkan melarikan diri tak lama setelah Putin melancarkan invasi ke Ukraina pada 24 Februari.
Polisi mengatakan mereka tidak menemukannya di alamat rumahnya pada 26 Februari, dan mengumumkan dia hilang sehari kemudian. Tindakan keras Kyiv terhadap Medvedchuk memicu kemarahan di Kremlin.
Bahkan Putin berjanji akan membalas penganiayaan politik terhadap pengikutnya di Ukraina. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menolak mengomentari penahanan Medvedchuk, mengatakan banyak informasi palsu yang diproduksi Ukraina.
Dalam pidato pagi hari pada hari Rabu, Zelenskiy mengusulkan untuk menukar Medvedchuk dengan tahanan perang pria dan wanita yang ditahan oleh pasukan Rusia. "Penting bagi pasukan keamanan dan pasukan militer kami untuk mempertimbangkan kemungkinan seperti itu”. (Aljazeera/OL-12)
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Serangan besar Rusia menghantam Kyiv dan Kharkiv, menewaskan satu orang dan melukai sedikitnya 23 lainnya. Serangan drone dan rudal terjadi di tengah upaya diplomasi damai.
Menurut Donald Trump, satu-satunya faktor yang membuat posisi Ukraina tetap bertahan hingga saat ini adalah peran dirinya.
Namun pada 3 Januari, Rusia hanya berdiri dan menyaksikan ketika Amerika Serikat (AS) secara paksa membawa Maduro dan istrinya ke New York.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved