Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PENTAGON atau Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) pada Senin (7/3), mengatakan bahwa Rusia telah mengerahkan hampir semua kekuatan tempurnya yang ditempatkan di sepanjang perbatasan ke Ukraina.
Dengan operasi intensif Presiden Rusia Vladimir Putin, Departemen Pertahanan AS juga memperingatkan bahwa serangan Rusia terhadap warga sipil meningkat dan bahwa Moskow berusaha merekrut pejuang asing, terutama dari Suriah, untuk perang tersebut.
Namun, juru bicara Pentagon John Kirby, mengatakan bahwa pasukan Rusia benar-benar belum membuat kemajuan yang berarti dalam beberapa hari terakhir.
AS telah mengerahkan 12.000 tentara tambahan ke Eropa sejak Februari, tetapi Presiden AS Joe Biden telah menekankan bahwa pasukan AS tidak akan terlibat dalam konflik dengan pasukan Rusia di Ukraina.
Selama akhir pekan, Menteri Pertahanan Lloyd Austin memerintahkan sekitar 500 personel militer tambahan ke lokasi-lokasi di Eropa, khususnya sayap timur NATO.
Baca juga: PBB Serukan Adanya jalur Aman untuk Bantuan kemanusiaan ke Ukraina
Kirby mengatakan Departemen Pertahanan telah menilai bahwa dari pasukan Rusia yang dibangun di sepanjang perbatasan - yang diperkirakan oleh negara-negara Barat lebih dari 150.000 tentara, Putin memiliki hampir semua kekuatan tempur massal yang dia kumpulkan di dalam Ukraina.
Dengan Ukraina mencoba untuk menahan serangan di teluk, kata Pentagon, Rusia telah terlibat dalam lebih banyak serangan jarak jauh - gabungan antara pemboman, peluncuran roket, serangan artileri dan lebih dari 625 rudal - untuk menebus kurangnya pergerakan mereka di darat.
"Kami percaya bahwa mereka mengalami masalah semangat tempur, pasokan, bahan bakar, dan makanan. Mereka menghadapi perlawanan Ukraina yang sangat gigih," tandasnya. (AFP/Nur/OL-09)
Pentagon ajukan dana Rp3.386 triliun untuk perang melawan Iran. Simak rincian biaya militer AS yang membengkak hingga dampak penutupan Selat Hormuz di sini.
Pentagon meminta persetujuan Gedung Putih untuk anggaran perang di Iran senilai lebih dari US$200 miliar. Akankah Kongres meloloskan dana raksasa ini?
Donald Trump sempat menuding Iran atas serangan maut di SD Minab. Padahal, investigasi mengungkap rudal tersebut adalah Tomahawk milik AS yang salah sasaran akibat data intelijen usang.
Enam tentara AS tewas setelah pesawat KC-135 jatuh di Irak. Pentagon tutup mulut soal detail korban KIA dan WIA di tengah eskalasi perang yang terus memakan korban.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menuduh Iran menembakkan rudal dari sekolah dan rumah sakit. Ia menegaskan AS tidak akan terjebak dalam perang tanpa akhir.
Gedung Putih mengonfirmasi Pentagon akan merilis laporan terkait serangan rudal di sekolah perempuan Iran Selatan.
kasus dugaan penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus dan keterlibatan oknum TNI dalam kasus ini menjadi ujian bagi kredibilitas sistem peradilan militer di mata publik.
Komandan Islamic Revolutionary Guard Corps mengancam meluncurkan rudal ke Siprus di tengah eskalasi konflik Iran-AS-Israel. Jerman bersiap mengevakuasi warganya dari kawasan Timur Tengah.
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI, Jazilul Fawaid, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno.
Serangan dua drone Iran memicu kebakaran di Pangkalan Al Salam Abu Dhabi yang menampung pasukan Prancis. UEA memastikan tidak ada korban jiwa.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menekankan pentingnya peran satuan-satuan tempur sebagai fondasi utama kekuatan pertahanan nasional.
PRESIDEN Xi Jinping melakukan penyelidikan antikorupsi terhadap sejumlah petinggi militer, termasuk Jenderal senior Zhang Youxia, untuk memperkuat profesionalisme angkatan bersenjata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved