Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TIONGKOK menyatakan penentangan terhadap sanksi yang dijatuhkan kepada Rusia dan mengkritik Amerika Serikat karena mengobarkan krisis Ukraina. Menurut Tiongkok, dukungan AS untuk ekspansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) telah membuat Presiden Rusia Vladimir Putin hanya memiliki sedikit pilihan.
“Beijing tidak melihat sanksi sebagai cara terbaik untuk memecahkan masalah,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying pada konferensi pers reguler di Beijing, Rabu (23/2).
Dia juga mengkritik AS dan (NATO) karena menempatkan senjata ofensif di dekat Rusia, menanyakan apakah mereka pernah memikirkan konsekuensi dari memojokkan kekuatan besar.
Hua menyebut AS sebagai penyebab situasi di Ukraina saat ini, dengan mengatakan AS telah menuangkan minyak ke rumah yang terbakar sambil menuding orang lain yang mencoba memadamkan api.
"Tindakan ini tidak bertanggung jawab dan tidak bermoral," katanya tentang langkah AS.
Krisis di Ukraina telah memaksa Tiongkok melakukan tindakan penyeimbangan yang rumit karena berusaha untuk mendukung Rusia melawan AS sambil juga menggambarkan dirinya sebagai kekuatan global yang bertanggung jawab.
Presiden Joe Biden telah menjatuhkan sanksi pada Moskow atas tindakannya terhadap wilayah Ukraina yang disengketakan.
Sekutu AS lainnya juga telah memukul Rusia dengan tindakan ekonomi yang menghukum.
Tiongkok sering mencerca sanksi AS, yang telah ditempatkan di Beijing atas masalah-masalah seperti dugaan pelanggaran hak asasi manusia di wilayah barat jauh Xinjiang dan memenjarakan aktivis demokrasi di Hong Kong.
Hua juga membandingkan tindakan AS dengan tindakan Tiongkok, yang menurutnya lebih konstruktif.
"Tidak seperti AS yang telah mengirim senjata, meningkatkan ketegangan dan meningkatkan kemungkinan perang, Tiongkok telah meminta semua pihak untuk menghormati dan menghargai masalah keamanan satu sama lain yang sah," kata Hua, yang melakukan pengarahan harian Kementerian Luar Negeri untuk pertama kali sejak September.
"Kami telah melakukan upaya untuk menyelesaikan masalah ini melalui negosiasi dan konsultasi untuk melindungi perdamaian dan stabilitas regional," tambahnya.
Hua juga meremehkan perbandingan antara krisis di Ukraina dan Taiwan, yang diklaim Tiongkok sebagai bagian dari wilayahnya.
"Taiwan bukan Ukraina karena Taiwan tidak pernah menjadi negara berdaulat dan merdeka," katanya.
"Wilayah itu telah menjadi bagian tak terpisahkan dari Tiongkok,” tandasnya. (Straitstimes/OL-13)
Baca Juga: Ukraina Umumkan Keadaan Darurat, Separatis Minta Bantuan Rusia
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Desersi adalah tindakan meninggalkan tugas atau dinas tanpa izin pimpinan dalam jangka waktu tertentu dengan maksud untuk tidak kembali lagi.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
Buntut ancaman Trump soal Greenland, Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Juli lalu. Ancaman perang dagang kembali hantui pasar global.
USKUP Agung Katolik untuk dinas militer AS mengatakan bahwa secara moral dapat diterima untuk tidak mematuhi perintah jika pasukan menganggap perintah bertentangan dengan hati nurani mereka.
PRESIDEN Donald Trump memperjelas selama berbulan-bulan bahkan mungkin bertahun-tahun bahwa ia termotivasi secara unik oleh keinginan untuk memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian.
Perdana Menteri Store menegaskan bahwa pemerintah Norwegia tidak memiliki kewenangan dalam penentuan penerima Hadiah Nobel Perdamaian.
Pasca-COP30, Indonesia dan Brasil perlu memperkuat poros kepemimpinan Global South melalui diplomasi aktif.
North American Aerospace Defense Command (NORAD) mengumumkan bahwa sejumlah pesawatnya akan segera tiba di Pituffik Space Base, Greenland.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved