Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 26 orang dilaporkan tewas setelah gempa bumi melanda Afghanistan barat, Senin (17/1).
“Para korban tewas ketika atap rumah mereka runtuh di Distrik Qadis di Provinsi barat Badghis,” kata juru bicara Provinsi Baghdis, Baz Mohammad Sarwary.
Gempa dangkal itu berkekuatan 5,3 SR, menurut Survei Geologi AS.
"Lima perempuan dan empat anak-anak termasuk di antara 26 orang yang tewas dalam gempa bumi itu," tutur Sarwary, seraya menambahkan empat lainnya terluka.
Baca juga: Sekjen PBB Serukan Pencegahan Derita Lebih Parah di Afghanistan
Dia menjelaskan, gempa itu juga menimbulkan kerusakan di perkampungan di Distrik Muqr di provinsi itu tetapi rinciannya, termasuk korban jiwa, masih belum tersedia.
Afghanistan sudah berada dalam cengkeraman bencana kemanusiaan, diperburuk dengan pengambilalihan kekuasaan oleh Taliban pada Agustus, sehingga negara-negara Barat membekukan bantuan internasional dan akses ke aset yang disimpan di luar negeri.
Qadis adalah salah satu daerah yang paling parah terkena dampak kekeringan yang menghancurkan, hanya mendapat sedikit manfaat dari bantuan internasional dalam 20 tahun terakhir.
Negara ini sering dilanda gempa bumi, terutama di pegunungan Hindu Kush, yang terletak di dekat persimpangan lempeng tektonik Eurasia dan India.
Gempa bumi dapat menyebabkan kerusakan signifikan pada rumah dan bangunan yang dibangun seadanya di Afghanistan yang miskin.
Pada 2015, hampir 280 orang tewas ketika gempa berkekuatan 7,5 SR yang berpusat di pegunungan melanda Asia Selatan, dengan sebagian besar kematian dilaporkan terjadi di Pakistan.
Dalam bencana itu, 12 gadis muda Afghanistan tewas terinjak-injak saat mereka mencoba melarikan diri dari gedung sekolah mereka yang berguncang. (France24/OL-1)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa berkekuatan Magnitudo 4,5 pada 27 Januari 2026 pukul 13:15:32 WIB.
Gempa bumi bermagnitudo 5,5 yang mengguncang Jawa Timur bagian selatan, pada Selasa (27/1) pagi berdampak langsung di Kabupaten Trenggalek.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Selasa (27/1) pukul 08.20 WIB.
Latihan kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi digelar SMPN 1 Lembang bekerja sama dengan Relawan Penanggulangan Bencana Lembang (RPBL).
Peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi mencatat lonjakan kegempaan selama periode Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1), dengan total 1.277 kejadian gempa.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Ambon dan sekitarnya di Provinsi Maluku pada Sabtu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved