Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
PRESIDEN Brasil Jair Bolsonaro dilarikan ke rumah sakit, Senin (3/1), karena sakit perut yang kemudian diidentifikasi sebagai penyumbatan usus sehingga harus dioperasi, sembilan bulan sebelum pemilu.
Pria berusia 66 tahun itu tengah berlibur di pantai di Negara Bagian Santa Catarina ketika mulai merasa sakit, gangguan kesehatan teranyar yang dialaminya sejak ditusuk saat berkampanye pada 2018.
Pemimpin sayap kanan itu dilarikan ke rumah sakit di Sao Paulo menggunakan pesawat kepresidenan.
Baca juga: Bolsonaro tidak Setuju Karnival Digelar Lagi pada Tahun Depan
Stasiun teleivsi Brasil Globo memperlihatkan Bolsonaro turun dari pesawat tanpa dibantu dan mengatakan dirinya baik-baik saja.
Bolsonaor mengunggah foto dirinya di tempat tidur rumah sakit di Twitter sembari meangkat ibu jari didampingi pesan bahwa dirinya harus dioperasi karena ada penyumbatan di bagian perut.
"Saya mulai merasa sakit selepas makan siang pada Minggu (2/1). Saya tiba di rumah sakit pada pukul 03.00 hari ini," cicit Bolsonaro setelah dirawat di Rumah Sakit Vila Nova Star.
"Mereka memasangkan saya dengan tabung nasogastrik--alat untuk mengirimkan makanan dan obat ke perut melalui hidung."
"Mereka akan melakukan pemeriksaan lebih banyak untuk menentukan apakah saya harus dioperasi," lanjutnya.
Bolsonaro telah menjalani setidaknya empat operasi selepas penusukan yang nyaris menewaskan dirinya, yang dilakukan oleh seseorang yang mengaku menjalankan perintah Tuhan. Sang pelaku kemudian ditetapkan mengalami gangguan mental sehingga tidak bisa diadili. (AFP/OL-1)
Polisi Brasil ungkap dokumen di ponsel mantan presiden Jair Bolsonaro menunjukan rencana pelarian ke Argentina.
Putra mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro, Eduardo Bolsonaro, puji Presiden AS Donald Trump yang memberlakukan tarif impor 50%.
Mahkamah Agung longgarkan syarat tahanan rmah presiden Brasil Jair Bolsonaro, mengizinkan anggota keluarga mengunjunginya.
Mahkamah Agung Brasil perintahkan mantan Presiden Jair Bolsonaro menjalani tahanan rumah usai melanggar perintah pembatasan.
Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang mengenakan tarif 50% pada impor dari Brasil.
Hakim Mahkamah Agung Brasil Alexandre de Moraes mengancam akan penjarakan mantan presiden Jair Bolsonaro karena melanggar larangan penggunaan media sosial.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved