Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
WABAH flu burung telah menyebabkan lebih dari 2 ribu ekor bangau liar di sebuah suaka margasatwa di utara Israel mati.
Selain 2 ribu ekor bangau yang mati, sekitar 10 ribu ekor lainnya diduga telah terinfeksi flu burung. Hal itu diungkapkan ilmuwan dari Otoritas Taman dan Lingkungan Hidup Israel Ohad Hatsofe.
Wabah flu burung terjadi setiap tahunnya di Israel namun wabah tahun ini lebih parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Baca juga: Slovakia Laporkan Wabah Flu Burung H5N1
Ilmuwan lainnya dari Otoritas Taman dan Lingkungan Hidup Israel uri Naveh menyebut jumlah burung bangau yang mati akibat flu burung kali ini luar biasa.
Seperti tahun-tabuh sebelumnya, sekitar 100 ribu bangau liar mencapai Israel sejak Oktober, mayoritas beristirahat di Lembah Hula, pemberhentian penting dalam perjalanan migrasi mereka ke Afrika.
lebih dari 40 ribu bangau diperkirakan akan bertahan di kawasna itu.
Varian flu burung yang membunuh populasi bangau itu, H5N1, juga telah terdeteksi di sejumah populasi ayam di wilayah utara Israel.
Kementerian Pertanian Israel pun telah menghentikan penjualan telur dari peternakan yang terkena wabah flu burung itu. (AFP/Ol-1)
Keempat penyakit tersebut adalah Avian Influenza (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan infeksi virus Nipah.
WHO terus memantau sejumlah penyakit infeksi paru berat seperti flu burung, MERS, influenza berat, dan virus Nipah yang berisiko tinggi bagi kesehatan global.
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
Tes laboratorium memastikan angsa-angsa itu mati karena penyakit yang sangat patogen strain H5N1 dari H5 virus flu burung.
Pemerintah pusat mengadakan pertemuan dengan para menteri terkait di Tokyo untuk memastikan kerja sama yang erat antar instansi dalam menangani kasus flu burung yang merebak di Hokkaido.
Epidemiolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, mengatakan virus influenza D memiliki karakteristik zoonosis seperti Flu Burung atau virus Nipah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved