Rabu 08 Desember 2021, 21:22 WIB

Prancis Bebaskan Warga Saudi Dikira Tersangka Pembunuhan Khashoggi

Mediaindonesia.com | Internasional
Prancis Bebaskan Warga Saudi Dikira Tersangka Pembunuhan Khashoggi

AFP/Mohammed Al-Shaikh.
Jamal Khashoggi.

 

PIHAK berwenang Prancis mengatakan pada Rabu (8/12) bahwa mereka telah membebaskan seorang pria yang ditangkap karena dicurigai berperan dalam pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di Istanbul pada 2018. Ini dilakukan setelah menyadari bahwa dia bukan orang yang sama dalam surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh Turki.

Pria itu, yang membawa paspor atas nama Khalid al-Otaibi, ditangkap oleh polisi perbatasan Prancis di bandara utama Paris pada Selasa (7/12) saat dia bersiap untuk naik penerbangan ke Riyadh, kata polisi dan sumber pengadilan.

Seorang pria bernama Khalid al-Otaibi ialah salah satu dari 26 yang diadili secara in absentia di Turki karena menjadi bagian dari regu pembunuh yang melakukan pembunuhan Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul. Dia juga telah diberi sanksi oleh Departemen Keuangan AS atas perannya dalam pembunuhan itu.

"Verifikasi mendalam untuk menentukan identitas orang ini telah memungkinkan kami untuk menetapkan bahwa surat perintah itu tidak berlaku untuknya," kata kepala jaksa di Paris dalam suatu pernyataan. Ia membenarkan pria itu telah ditangkap atas dasar surat perintah penangkapan dikeluarkan Turki pada November 2018.

"Dia telah dibebaskan," tambah jaksa.

Sementara pihak berwenang Prancis memeriksa identitasnya, kedutaan Saudi di Paris mengeluarkan pernyataan pada Selasa malam yang mengatakan bahwa pria yang ditangkap tidak ada hubungannya dengan kasus yang bersangkutan dan menuntut pembebasannya segera.

Seorang sumber keamanan di Arab Saudi menambahkan bahwa Khalid al-Otaibi merupakan nama yang sangat umum di kerajaan. Al-Otaibi, lanjutnya, sebenarnya menjalani hukuman penjara di Arab Saudi bersama dengan semua terdakwa dalam kasus ini.

Baca juga: Saudi Bantah Klaim Prancis yang Tangkap Tersangka Pembunuh Khashoggi

Tidak ada tersangka dari Saudi yang pernah menjalani pengadilan secara langsung di Turki atas pembunuhan itu. Semua tersangka di Turki diadili secara in absentia. (AFP/OL-14)

Baca Juga

Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden

Bertemu PM Singapura di Bintan, Presiden akan Bahasa Sejumlah Isu Strategis 

👤Andhka Prasetyo 🕔Senin 24 Januari 2022, 21:44 WIB
"Presiden Jokowi dan PM Lee Hsien Loong juga menyaksikan penandatanganan dan pertukaran sejumlah nota...
AFP/Jaafar Ashtiyeh.

Mungkin Bebas Tentara Israel yang Tahan Orang Tua Palestina hingga Meninggal

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 24 Januari 2022, 21:27 WIB
Namun Abdulrahman dan tahanan lain, Abdulaziz Hamouda, mengatakan Assad terbaring di tanah ketika tim Israel pergi. Mereka pergi ke sisinya...
AFP/Atta Kenare.

Iran Mungkin Sepakati Pertukaran Tahanan AS-Iran dan Perjanjian Nuklir

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 24 Januari 2022, 20:42 WIB
Mengenai situasi terakhir pembicaraan nuklir di Wina, Khatibzadeh mengatakan pihaknya melihat kemajuan dalam negosiasi ke arah yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya