Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PANGLIMA militer Sudan Jenderal Abdel Fattah al-Burhan memerintahkan pembebasan empat menteri sipil yang ditahan sejak ia memimpin kudeta militer bulan lalu. Ini dilakukan saat tekanan internasional untuk memulihkan transisi demokrasi meningkat.
Langkah Burhan itu dilakukan saat tentara mengatakan pembentukan pemerintahan baru sudah dekat. Burhan yang merupakan pemimpin de facto Sudan sejak penggulingan presiden otokratis Omar al-Bashir pada 2019, pekan lalu membubarkan pemerintah, menahan para pemimpin sipil, termasuk Perdana Menteri Abdalla Hamdok, dan menyatakan keadaan darurat.
"Kami sedang mempertimbangkan semua inisiatif internal dan eksternal untuk melayani kepentingan nasional," kata penasihat media Burhan, Taher Abouhaga. "Pembentukan pemerintah sudah dekat,” tambahnya.
Beberapa jam kemudian, TV Sudan mengatakan Burhan telah memerintahkan pembebasan empat pejabat yakni Hashem Hassabalrasoul, Ali Geddo, Hamza Baloul, dan Youssef Adam. Hassabalrasoul ialah menteri telekomunikasi, Geddo mengepalai kementerian perdagangan, Baloul ialah menteri informasi, dan Adam memegang portofolio pemuda dan olahraga.
Tidak segera jelas kapan para menteri akan dibebaskan. Keputusan itu diambil tak lama setelah panggilan telepon antara Burhan dan kepala PBB Antonio Guterres yang secara pribadi meminta panglima militer untuk memulihkan transisi demokrasi. "Guterres mendorong semua upaya untuk menyelesaikan krisis politik di Sudan dan segera memulihkan tatanan konstitusional dan proses transisi Sudan," kata pernyataan PBB.
Kemudian pada Kamis, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken juga berbicara dengan Burhan. Ia menyerukan pemulihan segera pemerintah yang dipimpin sipil dan pembebasan semua tokoh politik yang ditahan sejak kudeta, juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price mengatakan dalam suatu pernyataan.
Blinken juga berbicara dengan Hamdok. "Ia mengulangi dukungan kuat Amerika Serikat untuk rakyat Sudan yang mencari demokrasi," menurut pernyataan terpisah dari Price.
Pada Rabu, Burhan bertemu dengan utusan Uni Afrika untuk Tanduk Afrika, Olusegun Obasanjo dan mengatakan bahwa pemerintah teknokrat akan segera ditunjuk, kata kantor berita negara SUNA. Uni Afrika menangguhkan Sudan setelah kudeta.
Para diplomat Barat telah menyerukan pemulihan Hamdok. Kekuatan Arab seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab mendesak agar transisi yang dipimpin warga sipil dipulihkan.
Tut Gatluak, penasihat presiden Sudan Selatan dan kepala delegasi mediasi, mengatakan perintah untuk membebaskan para menteri datang setelah pertemuan terpisah dengan Burhan dan Hamdok, yang masih dalam tahanan rumah. "Kami sepakat bahwa para tahanan akan dibebaskan secara berkelompok," kata Gatluak di Khartoum.
"Kami menyerukan agar semua tahanan dibebaskan,” tambahnya. Tokoh-tokoh kunci tetap ditahan, termasuk anggota dewan berdaulat Mohamed al-Fekki, penasihat Hamdok Yasser Arman, dan menteri urusan kabinet Khalid Omar Youssef.
Sudan sejak Agustus 2019, Sudan diperintah oleh dewan sipil-militer bersama sebagai bagian dari transisi yang sekarang tergelincir ke pemerintahan sipil penuh. Perpecahan yang semakin dalam dan ketegangan yang telah lama membara antara militer dan warga sipil telah merusak transisi tersebut.
Gatluak mengatakan negosiasi sedang berlangsung untuk membentuk pemerintahan. "Burhan tidak masalah dengan Hamdok kembali ke posisinya sebagai perdana menteri, tetapi dia tidak ingin situasi kembali seperti sebelum 25 Oktober, hari kudeta," kata Gatlauk. "Hamdok tetap menjadi calon pertama untuk kepala kabinet, tapi itu kalau dia setuju," tambahnya.
Namun Hamdok, seorang ekonom berpendidikan Inggris yang bekerja untuk PBB dan organisasi Afrika, ingin situasi kembali seperti sebelum 25 Oktober, ujarnya. Burhan, seorang jenderal veteran yang bertugas di bawah pemerintahan Bashir selama tiga dekade, berkeras pengambilalihan tentara itu bukan kudeta tetapi langkah untuk memperbaiki jalannya transisi.
Baca juga: Pro Anti-Kudeta di Sudan Barikade Jalanan
Perebutan kekuasaan oleh tentara memicu protes massal selama berhari-hari di kota-kota di seluruh Sudan. Sedikitnya belasan orang tewas ketika pasukan keamanan bersenjata berat melepaskan tembakan, menurut petugas medis. (France24/OL-14)
MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan Teheran akan menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk Persia jika negara adidaya itu melakukan serangan.
AMERIKA Serikat akan memperketat pengawasan terhadap alih kepemilikan senjata buatan AS dari pembeli ke pihak ketiga. Ini menurut perintah eksekutif Presiden AS Donald Trump.
Presiden Zelenskyy menyebut AS tetapkan tenggat Juni untuk kesepakatan damai dengan Rusia. Di sisi lain, serangan udara Rusia kembali lumpuhkan infrastruktur energi.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat berlangsung dengan hasil yang menggembirakan. Dialog oleh kedua belah negara dilakukan di Oman
MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan pembicaraan dengan Amerika Serikat berlangsung positif dan mencapai kesepakatan untuk melanjutkan proses negosiasi.
KEDUTAAN Besar Amerika Serikat (AS) di Iran mengeluarkan imbauan mendesak kepada seluruh warga negaranya untuk meninggalkan Iran sekarang juga.
Pertandingan krusial Piala Afrika 2025 antara Sudan vs Burkina Faso di Group E berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Timnas Burkina Faso pada Rabu (31/12) di Stade Mohammed V.
Sudan menjaga asa lolos ke fase gugur Piala Afrika 2025 setelah menang tipis 1-0 atas Guinea Ekuatorial.
Riyad Mahrez mencetak dua gol dan membawa Timnas Aljazair menang atas Sudan pada laga pertama Piala Afrika 2025. Laga Aljazair vs Sudan berakhir dengan skor 3-0.
PAPAN reklame digital berukuran raksasa yang menyoroti dugaan peran Uni Emirat Arab (UEA) dalam perang Sudan kini terpampang mencolok di pusat Kota London, Inggris.
TAK jauh dari Stadion Tottenham Hotspur yang megah di London utara, berdiri blok apartemen yang tampak biasa saja.
RATUSAN mantan tentara Kolombia direkrut ke Sudan dengan iming-iming gaji besar dan pekerjaan aman di Uni Emirat Arab (UEA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved