Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPARTEMEN Luar Negeri AS mengumumkan persetujuan penjualan rudal kendali udara-ke-udara senilai US$650 juta atau sekitar Rp9,3 triliun ke Arab Saudi. Rudal tersebut mampu menghalau serangan pesawat tak berawak.
Persetujuan tersebut akan memungkinkan Saudi untuk membeli hingga 280 rudal jarak menengah canggih AIM-120C dan peralatan terkait, mengisi kembali pasokan rudal yang ada, kata departemen tersebut.
Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan Saudi telah dapat menggunakan rudal untuk mencegat pesawat tak berawak yang mengancam pasukan Saudi dan AS di dalam negeri, terutama dari Yaman.
"Kami telah melihat peningkatan serangan lintas batas terhadap Arab Saudi selama setahun terakhir," kata juru bicara itu, pada Kamis (4/11).
Saudi memimpin perang melawan pemberontak Houthi di Yaman, yang didukung oleh Iran.
Para pejabat AS mengatakan Iran telah memasok Yaman dengan drone dan teknologi drone.
Penjualan itu terjadi ketika pemerintahan Presiden Joe Biden mengambil pendekatan hati-hati untuk mendukung Saudi, karena khawatir atas taktik keras mereka terhadap Houthi serta pelanggaran hak asasi manusia.
Juru bicara Departemen Luar Negeri menekankan bahwa rudal tidak dapat digunakan terhadap target darat.
“Penjualan rudal sepenuhnya konsisten dengan janji pemerintah untuk memimpin dengan diplomasi untuk mengakhiri konflik di Yaman sambil juga memastikan Arab Saudi memiliki sarana untuk mempertahankan diri dari serangan udara Houthi yang didukung Iran," kata pejabat itu.
Paket tersebut akan mencakup 280 AIM-120C-7/C-8 Advanced Medium Range Air-to-Air Missiles (AMRAAM), 596 LAU-128 Missile Rail Launchers (MRL) bersama dengan kontainer dan peralatan pendukung, suku cadang, dukungan pemerintah AS, dan teknik kontraktor, serta dukungan teknis. (France24/Straitstimes/OL-13)
Baca Juga: Negara Setuju Setop Biayai Proyek Bahan Bakar Fosil
ANGKATAN Bersenjata Kanada membuat model untuk mempersiapkan kemungkinan invasi Amerika Serikat (AS) setelah Donald Trump mengatakan ingin mencaplok wilayahnya.
Menurutnya, sektor-sektor yang paling terdampak aksi jual bersih (net sell) yaitu yang sensitif terhadap siklus ekonomi seperti perbankan, properti, dan konsumer.
Amerika Serikat mewajibkan calon tentara setidaknya memiliki kartu izin tinggal permanen (Green Card) atau telah menjadi warga negara AS (US Citizen).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Andini merupakan perempuan kelahiran Indonesia yang memutuskan untuk meniti karier di Amerika Serikat.
BANK sentral Iran tampaknya menggunakan sejumlah besar mata uang kripto yang didukung oleh politikus Inggris, Nigel Farage, yaitu stablecoin Tether.
PEMERINTAH Amerika Serikat meminta negara-negara Eropa tidak bereaksi emosional terhadap rencana Presiden Donald Trump terkait Greenland.
Menhaj menjelaskan alasan petugas haji 2026 dilatih semi-militer. Fokus pada disiplin, kesiapan fisik-mental, dan tantangan medan di Arab Saudi.
Melihat gaya bermain Jepang yang mengandalkan penguasaan bola (possession) dan kecepatan transisi, kedua calon lawan ini menawarkan tantangan yang sangat berbeda secara taktikal.
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
ARAB Saudi memberi tahu Iran bahwa kerajaan tersebut tidak akan mengizinkan wilayah udara atau teritorialnya digunakan untuk menyerang republik Islam itu.
ARAB Saudi memperingatkan sekutunya bahwa serangan militer AS yang tidak efektif terhadap Iran akan menguntungkan rezim Iran dalam menekan aktivitas protes yang terjadi di seluruh negeri.
ARAB Saudi, Qatar, dan Oman memimpin upaya untuk membujuk Presiden AS Donald Trump agar tidak menyerang Iran, karena khawatir akan dampak buruk yang serius di kawasan itu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved