Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Utara (Korut) menembakkan proyektil tidak dikenal ke laut lepas pantai timurnya, menurut militer Korea Selatan (Korsel), Selasa (28/9). Namun, tidak ada rincian lebih lanjut yang segera tersedia dari Kepala Staf Gabungan Korsel.
Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan kepada AFP dengan syarat anonim bahwa proyektil itu tampaknya adalah rudal balistik.
Peluncuran itu dilakukan hanya beberapa hari setelah saudara perempuan Pemimpin Korut Kim Jong Un, Kim Yo Jong, penasihat utama saudara laki-lakinya, menggantungkan prospek KTT antar-Korea.
Baca juga: Afghanistan Bakal Absen Berpidato di Sidang Umum PBB
Tapi, dia bersikeras bahwa ketidakberpihakan dan saling menghormati akan diperlukan.
Dia pun mengutuk apa yang disebutnya sebagai "standar ganda" kritik Selatan dan AS terhadap perkembangan militer Utara, sementara sekutu membangun kekuatan mereka sendiri.
Dalam beberapa hari terakhir, Presiden Korsel Moon Jae-in, yang hanya tinggal beberapa bulan lagi menjabat, telah mengulangi seruannya yang sudah berlangsung lama untuk deklarasi berakhirnya Perang Korea secara resmi.
Korut menginvasi Korel pada 1950 dan permusuhan berhenti tiga tahun kemudian dengan gencatan senjata bukan perjanjian damai.
Pyongyang berada di bawah serangkaian sanksi internasional atas program senjata nuklir dan rudal balistik mereka yang dilarang.
Korut telah melakukan beberapa uji coba rudal bulan ini, salah satunya melibatkan rudal jelajah jarak jauh dan rudal balistik jarak pendek lainnya, menurut militer Korsel.
Seoul juga berhasil menguji coba rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam untuk pertama kalinya, yang menjadikannya salah satu dari segelintir negara dengan teknologi canggih. (AFP/OL-1)
AS setujui syarat Iran untuk fokuskan negosiasi hanya pada program nuklir. Mediasi negara Teluk berhasil tekan Washington guna hindari konflik regional lebih luas.
Eskalasi perang meluas ke pusat diplomatik Riyadh dan Doha. Israel klaim hancurkan markas penyiaran IRIB di Teheran sementara Qatar cegat rudal balistik.
Pasukan Israel (IDF) melancarkan gelombang serangan udara ke Teheran, menyasar markas intelijen dan peluncur rudal balistik. Simak perkembangan konflik terkini.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memperingatkan Iran agar membahas program rudal balistiknya, di tengah isu potensi serangan militer AS.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
AS mengumumkan sanksi terhadap 32 individu dan entitas di Iran, Uni Emirat Arab, Turki, Tiongkok, Hong Kong, India, Jerman, dan Ukraina, disebut terkait perogram senjata Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved