Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

Israel Gempur Puluhan Target Intelijen di Teheran, Klaim Lumpuhkan Kekuatan Rudal Iran

Thalatie K Yani
03/3/2026 04:11
Israel Gempur Puluhan Target Intelijen di Teheran, Klaim Lumpuhkan Kekuatan Rudal Iran
Kepulan asap membubung setelah pemboman Israel di pinggiran selatan Beirut pada 2 Maret 2026. Perang yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran menyebar ke seluruh Timur Tengah pada 2 Maret dengan Hizbullah Lebanon memasuki medan pertem(AFP)

ESKALASI konflik di Timur Tengah semakin memanas setelah militer Israel (IDF) mengonfirmasi telah melancarkan gelombang serangan udara yang menyasar puluhan target strategis di ibu kota Iran, Teheran. Serangan ini secara spesifik menargetkan pusat kekuatan rezim dan layanan intelijen Iran.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Senin waktu setempat, IDF menyatakan bahwa operasi tersebut menghantam berbagai titik krusial. "Serangan ini menargetkan markas besar, pangkalan, dan pusat komando regional badan keamanan internal rezim Iran," tulis pernyataan tersebut.

Selain itu, IDF melaporkan sedikitnya 10 lokasi milik layanan intelijen utama di bawah Kementerian Intelijen Iran turut menjadi sasaran. Tidak hanya pusat komando, serangan ini juga menyasar infrastruktur militer berat, termasuk sejumlah peluncur rudal dan jajaran rudal balistik.

Targetkan Pelemahan Kekuatan Rudal

Dua pejabat Israel mengungkapkan bahwa serangan intensif ini diprediksi akan berdampak signifikan terhadap kemampuan Iran dalam meluncurkan rudal balistik dalam 24 jam ke depan. Hal ini menyusul langkah Amerika Serikat dan Israel yang terus meningkatkan intensitas serangan udara mereka di wilayah Iran.

Para pejabat tersebut memperkirakan laju tembakan rudal Iran akan menurun drastis pada Selasa malam, dengan jumlah rudal yang ditembakkan ke arah Israel yang jauh lebih sedikit dibandingkan sebelumnya.

Ribuan Target Telah Dihantam

Hanya dalam tiga hari pertama sejak perang berkobar, Amerika Serikat dan Israel dilaporkan telah menghantam lebih dari 1.200 target. Angka tersebut diperkirakan akan membengkak dua kali lipat pada Selasa besok, menyusul apa yang digambarkan oleh para pejabat sebagai serangan tanpa henti sepanjang Senin hingga malam hari.

Fokus serangan pada Senin malam mencakup peluncur rudal, pasukan keamanan internal, dan target-target milik Garda Revolusi Iran. Hingga saat ini, pejabat Amerika Serikat dan Israel berulang kali mengindikasikan bahwa kecepatan dan keberhasilan kampanye serangan udara ini telah melampaui ekspektasi awal mereka.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Teheran dilaporkan masih mencekam seiring dengan berlanjutnya operasi militer yang bertujuan melumpuhkan simpul-simpul pertahanan dan keamanan rezim Iran. (CNN/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya