Senin 27 September 2021, 09:09 WIB

Taliban Desak Maskapai Internasional Lanjutkan Penerbangan ke Kabul

Nur Aivanni | Internasional
Taliban Desak Maskapai Internasional Lanjutkan Penerbangan ke Kabul

AFP/ KARIM SAHIB
Penerbangan maskapai Pakistan International Airlines

 

TALIBAN mendesak maskapai internasional, pada Minggu (26/9), untuk melanjutkan penerbangan ke Kabul. Pasalnya, semua masalah teknis di bandara utama negara itu telah diselesaikan.

Untuk diketahui, fasilitas di bandara Kabul rusak parah dalam evakuasi yang kacau terhadap lebih dari 120.000 orang yang berakhir pada 30 Agustus dengan penarikan pasukan AS terakhir.

Sejak itu, hanya penerbangan carter yang beroperasi, meskipun Pakistan International Airlines (PIA), Mahan Air Iran dan Kam Air Afghanistan telah menjalankan sejumlah penerbangan khusus.

Komunitas internasional ingin memegang teguh kata-kata Taliban bahwa mereka akan mengizinkan siapa pun meninggalkan negara itu begitu penerbangan komersial dilanjutkan.

Saat ini, maskapai penerbangan seperti PIA dan Kam Air mengenakan biaya lebih dari US$1.200 (S$1.624) untuk penerbangan sekali jalan, 40 menit dari Kabul ke Islamabad.

Baca juga: AS Izinkan Penyaluran Bantuan ke Afghanistan

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri yang baru diangkat, Abdul Qahar Balkhi, mengatakan Taliban berharap layanan komersial yang layak akan segera dilanjutkan.

"Banyak warga Afghanistan terjebak di luar dan tidak dapat kembali ke tanah air mereka," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Selain itu, banyak warga Afghanistan yang memiliki pekerjaan internasional atau menempuh pendidikan di luar negeri sekarang menghadapi kesulitan dalam mencapai tujuan mereka," terangnya.

Layanan di bandara Kabul sebagian besar dipulihkan dengan bantuan teknis dari Qatar, Uni Emirat Arab, dan Turki.(Straits Times/OL-5)

Baca Juga

AFP

Separuh Warga Afghanistan Terancam Krisis Pangan Ekstrem

👤Nur Aivanni 🕔Senin 25 Oktober 2021, 20:14 WIB
Situasi krisis di Afghanistan akibat pengambilalihan kekuasaan oleh Taliban, semakin diperburuk krisis pangan yang dipicu perubahan...
AFP

Angkatan Bersenjata Sudan Tahan Perdana Menteri dan Pejabat Lainnya

👤Nur Aivanni 🕔Senin 25 Oktober 2021, 16:21 WIB
Puluhan demonstran membakar ban mobil saat mereka berkumpul di jalan-jalan ibu kota untuk memprotes penahanan tersebut, menurut seorang...
Ist/Greenbiz

ASEAN Harus Siap Hadapi Disrupsi Ekonomi dengan Sejumlah Tantangan

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Senin 25 Oktober 2021, 16:16 WIB
Digitalisasi bergantung sekali pada energi. Sedangkan energi sendiri harus ditunjang availability. Dekarbonisasi adalah kunci untuk...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Proyek Strategis Terus Melaju

Pemerintah perlu melakukan berbagai langkah extraordinary agar realisasi PSN dapat berjalan lebih maksimal.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya