Kamis 09 September 2021, 08:25 WIB

MA Brasil Tuding Bolsonaro Rongrong Pengadilan Tinggi

Basuki Eka Purnama | Internasional
MA Brasil Tuding Bolsonaro Rongrong Pengadilan Tinggi

AFP/PAULO LOPES
Presiden Brasil Jair Bolsonaro berpidato saat ambil bagian dalam aksi demonstrasi si Sao Paulo.

 

KETUA Mahkamah Agung Brasil, Rabu (8/9), mengatakan Presiden Jair Bolsonaro merongrong pengadilan tinggi dengan mendorong orang-orang untuk tidak mematuhi keputusannya setelah pemimpin sayap kanan itu mengatakan dia tidak akan menerima keputusan oleh salah satu anggota hakim.

"Mahkamah Agung tidak akan menenggang ancaman terhadap otoritas keputusannya," kata Ketua Hakim Luiz Fux dalam sesi pengadilan, sebagai tanggapan atas komentar Bolsonaro kepada para pendukung yang berdemonstrasi di kota-kota besar, Selasa (7/9).

Bolsonaro telah menyerukan demonstrasi untuk memprotes pihak yang dianggap musuhnya di Kongres dan pengadilan tinggi. 

Baca juga: Mantan Presiden Ashraf Ghani Minta Maaf pada Rakyat Afghanistan

Presiden Brasil itu mengatakan kepada para pendukungnya bahwa dia tidak akan mematuhi Hakim Alexandre de Moraes, yang memimpin penyelidikan atas tuduhan bahwa Bolsonaro dan sekutunya menyerang lembaga-lembaga demokrasi dengan mempromosikan informasi yang menyesatkan di media sosial.

Mata uang Brasil merosot lebih dari 2% pada Rabu (8/9) karena ketegangan institusional  dan ancaman Bolsonaro bahwa dia mungkin tidak akan menghormati hasil pemilihan tahun depan, yang menurut jajak pendapat menunjukkan dia akan kalah.

Fux menolak kritik Bolsonaro terhadap pengadilan, memperingatkan bahwa kepala negara yang mendorong orang untuk mengabaikan keputusan pengadilan adalah serangan terhadap demokrasi dan kejahatan yang harus dihadapi Kongres.

Sebelumnya, Ketua DPR Brasil Arthur Lira, sekutu Bolsonaro, tampak menjauhkan diri dari sikap Bolsonaro dan menyerukan ketenangan, dengan mengatakan Brasil tidak memiliki ruang untuk radikalisme dan negara harus fokus pada masalah sebenarnya.

Lira tidak menyebut nama Bolsonaro, tetapi mengatakan kritik terhadap pemungutan suara elektronik Brasil dan tuntutan presiden untuk tanda terima pemungutan suara kertas telah ditolak oleh Kongres dan masalah itu tidak akan dipertimbangkan kembali.

"Saya tidak melihat ada ruang untuk radikalisme dan lebih banyak ekses. DPR berkomitmen pada masalah riil Brasil , yang menderita pandemi dan pengangguran," kata Lira pada konferensi pers. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Medcom.id

AS Tidak Yakin akan Kesepakatan Nuklir Iran

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 03 Desember 2021, 09:58 WIB
Perdana Menteri Israel Naftali Bennett telah menyerukan penghentian pembicaraan, yang dilanjutkan pada hari Senin. Blinken menolak...
Medcom.id

Iran: Kesepakatan Nuklir Tergantung Niat Baik Pihak Barat

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 03 Desember 2021, 09:38 WIB
AS, yang secara sepihak menarik diri dari kesepakatan pada 2018, hanya berpartisipasi dalam pembicaraan secara tidak langsung atas desakan...
AFP/Abbas Momani.

Ketika Pengendara Mobil Israel Tersesat di Wilayah Palestina

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Desember 2021, 21:34 WIB
Polisi mengidentifikasi salah satu orang Israel sebagai penduduk permukiman Shiloh di Tepi Barat. Satu lagi tinggal di kota Elad yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya