Jumat 20 Agustus 2021, 18:30 WIB

Raja Malaysia Resmi Tunjuk Ismail Sabri sebagai PM Baru

Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
Raja Malaysia Resmi Tunjuk Ismail Sabri sebagai PM Baru

AFP/Arif Kartono
Ismail abri Yakob, Perdana Menteri baru Malaysia

 

RAJA Malaysia, Sultan Abdullah Ahmad Shah mengonfirmasi bahwa wakil presiden UMNO Ismail Sabri Yaakob akan menjadi perdana menteri kesembilan negara itu, setelah pertemuan singkat dengan para penguasa negara bagian lainnya.

Beberapa menit setelah "diskusi khusus" itu berakhir pada Jumat (20/8) sekitar pukul 16.30 di Istana Negara, istana mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa Sultan Abdullah Ahmad Shah telah setuju untuk menunjuk Datuk Seri Ismail Sabri dan akan mengangkatnya pada Sabtu pukul 14.30.

“Yang Mulia berharap dengan pengangkatan perdana menteri yang baru, krisis politik akan segera berakhir dan semua anggota parlemen dapat menyisihkan agenda politik yang sempit untuk bersatu dan bekerja sama menangani pandemi covid-19 demi masyarakat dan bangsa," kata pernyataan itu.

“Yang Mulia kembali menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh terbebani oleh krisis politik yang berlarut-larut di saat negara sedang menghadapi krisis kesehatan dan keterpurukan ekonomi akibat pandemi covid-19,” imbuhnya.

"Anggota DPR diingatkan untuk menunjukkan solidaritas dengan mengutamakan dan menunjukkan komitmen melayani publik," kata Pengawas Keuangan Rumah Tangga Kerajaan Ahmad Fadil Syamsuddin dalam pernyataannya.

Baca juga : Raja Malaysia Temui Sembilan Penguasa Negara Bagian Jelang Penentuan PM Baru

Dikatakan Datuk Seri Ismail, 61, mendapat dukungan dari 114 anggota parlemen. Ini telah diungkapkan secara tertulis dan ketika mereka diberikan audiensi oleh Raja pada hari Kamis.

Nama Ismail diteruskan ke Raja sebagai perdana menteri berikutnya setelah pengunduran diri Tan Sri Muhyiddin Yassin, yang kehilangan dukungan dari 15 anggota parlemen UMNO. Pemerintahan Muhyiddin berlangsung selama hampir 18 bulan.

114 anggota parlemen federal yang mendukung Ismail adalah replika persis dari mereka yang mendukung Muhyiddin ketika ia menjadi perdana menteri pada Maret tahun lalu, menyusul pengunduran diri mendadak Perdana Menteri Mahathir Mohamad, yang adalah kepala koalisi pemerintahan Pakatan Harapan.

114 anggota parlemen ini termasuk anggota Parti Pribumi Bersatu Malaysia pimpinan Muhyiddin, Parti Islam SeMalaysia, Gabungan Parti Sarawak (GPS) dan Umno, kecuali anggota parlemen pemberontak Tengku Razaleigh Hamzah, serta beberapa partai kecil dan independen. (Straitstimes/OL-7)

Baca Juga

Medcom.id/Annisa Ilustrasi virus korona (covid-19).

Malaysia Deteksi Kasus Pertama Varian Omicron

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 03 Desember 2021, 14:15 WIB
Portal berita Malaysiakini melaporkan, siswa tersebut saat ini dikarantina bersama dengan lima orang lainnya yang berada di bus bersama...
Medcom.id

AS Tidak Yakin akan Kesepakatan Nuklir Iran

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 03 Desember 2021, 09:58 WIB
Perdana Menteri Israel Naftali Bennett telah menyerukan penghentian pembicaraan, yang dilanjutkan pada hari Senin. Blinken menolak...
Medcom.id

Iran: Kesepakatan Nuklir Tergantung Niat Baik Pihak Barat

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 03 Desember 2021, 09:38 WIB
AS, yang secara sepihak menarik diri dari kesepakatan pada 2018, hanya berpartisipasi dalam pembicaraan secara tidak langsung atas desakan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya