Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
COSTS of War Project dari Watson Institute of International and Public Affairs di Brown University menunjukkan bahwa AS menghabiskan $2,26 triliun untuk perang di Afghanistan sejak 2001 hingga tahun fiskal yang berakhir pada September.
Itu adalah anggaran yang dihabiskan oleh Departemen Pertahanan dan Departemen Luar Negeri bersama dengan perkiraan bunga pinjaman perang dan perawatan untuk veteran AS.
Baca juga: Cerita Pengungsi Afghanistan di Turki
Laporan itu juga mengatakan 241.000 nyawa hilang sebagai akibat langsung dari perang.
Secara keseluruhan, 2.448 warga sipil militer dan Departemen Pertahanan AS tewas dalam konflik tersebut, serta 1.144 tentara sekutu. Laporan tersebut memperkirakan bahwa hingga 69.000 personel pasukan keamanan Afghanistan tewas, bersama dengan 72 wartawan dan 444 pekerja bantuan kemanusiaan.
Selain itu, para penulis mencatat bahwa jumlah kematian tidak termasuk kematian yang disebabkan oleh penyakit, hilangnya akses ke makanan, air, infrastruktur atau akibat tidak langsung lainnya dari perang. (AA/OL-6)
PEMERINTAH Amerika Serikat meminta negara-negara Eropa tidak bereaksi emosional terhadap rencana Presiden Donald Trump terkait Greenland.
Donald Trump kembali enggan menjelaskan langkah AS terkait Greenland, namun memberi sinyal peluang kesepakatan di Davos. Denmark memperingatkan risiko terhadap NATO.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Buntut ancaman Trump soal Greenland, Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Juli lalu. Ancaman perang dagang kembali hantui pasar global.
USKUP Agung Katolik untuk dinas militer AS mengatakan bahwa secara moral dapat diterima untuk tidak mematuhi perintah jika pasukan menganggap perintah bertentangan dengan hati nurani mereka.
PRESIDEN Donald Trump memperjelas selama berbulan-bulan bahkan mungkin bertahun-tahun bahwa ia termotivasi secara unik oleh keinginan untuk memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved