Selasa 20 Juli 2021, 05:20 WIB

Mauritania Larang Salat Iduladha di Masjid

Mediaindonesia.com | Internasional
Mauritania Larang Salat Iduladha di Masjid

AFP/Med Lemin Rajel.
Papan reklame bertuliskan, "Vaksin Tiongkok ada di sini!" di Nouakchott, Mauritania, pada 22 Maret 2021.

 

MAURITANIA, prihatin dengan meningkatnya infeksi covid-19, telah melarang salat Iduladha di masjid. Hari Raya Kurban di negara Afrika Barat itu ditetapkan pada Rabu (21/7).

Salat akan dibatasi di rumah, kata pemerintah di negara Muslim konservatif itu dalam pernyataan pada Minggu (18/7).

Dimulainya jam malam mulai tengah malam hingga fajar telah dimajukan menjadi pukul 22.0. Penggunaan masker wajib dan pertemuan besar dilarang.

Seperti banyak negara Afrika, negara yang sebagian besar gurun itu tidak banyak menderita selama pandemi virus korona. Akan tetapi para pejabat mencatat peningkatan pesat dalam jumlah kasus pada minggu ini.

Beban kasus resmi mencapai 22.508 pada 17 Juli, meningkat hampir 1.000 dari minggu sebelumnya. Secara keseluruhan, negara berpenduduk 4,5 juta jiwa itu mencatat 508 kematian.

Keluarga biasanya berkumpul untuk mengurbankan hewan saat perayaan Iduladha. Mereka pun melakukan perjalanan jarak jauh dengan mobil dan bus yang penuh sesak untuk menghadir acara tersebut. Tentu ini menimbulkan potensi risiko penyebaran virus. (AFP/OL-14)

Baca Juga

 Bulent KILIC / AFP

Serangan Rusia Tewaskan Tiga Orang di Kota Kostiantynivka,, Ukraina Timur

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 17:23 WIB
Sebelumnya, Kyrylenko mengatakan empat orang telah terbunuh dan sedikitnya tujuh orang terluka akibat serangan Rusia selama 24 jam...
MICHAEL DANTAS / STR / AFP

Alami Gizi Buruk, Anak-anak Suku Asli Amazon Dirawat di Rumah Sakit

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 14:59 WIB
Beberapa anak dari suku Yanomami menderita pneumonia, sementara anak yang lainnya terkena malaria. Beberapa anak bahkan mengalami...
Anatolii Stepanov / AFP

Zelensky Minta IOC Larang Rusia dan Belarus Ikuti Olimpiade 2024

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 14:43 WIB
Thomas Bach mengatakan bahwa atlet Rusia dan Belarusia dapat berkompetisi di Olimpiade 2024 di Paris, tetapi hanya jika mereka bertanding...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya