Rabu 14 Juli 2021, 06:28 WIB

Prancis Denda Google 500 Juta Euro Terkait Hak Cipta Berita

Basuki Eka Purnama | Internasional
Prancis Denda Google 500 Juta Euro Terkait Hak Cipta Berita

AFP/Lionel BONAVENTURE
Logo Google terlihat di sebuah komputer tablet

 

PEMERINTAH Prancis, Selasa (13/7), mendenda Google sebesar 500 juta euro karena gagal mencapai kata sepakat dengan perusahaan media terkait penggunaan konten mereka berdasarkan aturan hak cipta Uni Eropa.

"Ini merupakan denda terbesar yang pernah dijatuhkan oleh Otoritas Kompetisi Prancis setelah Google gagal menjalankan keputusan otoritas itu," ujar Kepala Otoritas Kompetisi Prancis Isabelle De Silva sembari menggarisbawahi bahwa keputusan itu bertujuan memperlihatkan besarnya pengaruh kegagalan Google itu.

Otoritas Kompetisi Prancis juga memperintahkan Google untuk memberikan sejumlah penawaran renumerasi kepada perusahaan media untuk penggunaan materi mereka atau terancam denda tambahan sebesar 900 ribu euro per hari.

Baca juga: Vlog Perdana KBRI Jepang Ungkap Warteg di Tengah Kota Tokyo

Google, dalam pernyataan resmi mereka, mengaku kecewa dengan keputusan itu.

"Kami berperilaku baik dalam seluruh proses negosiasi. Denda itu tidak merefleksikan upaya kami serta realitas penggunaan konten berita dalam platform kami," ungkap Google.

"Keputusan ini hanya mengacu pada negosiasi yang terjadi antara Mei dan September 2020. Sejak saat itu, kami terus bekerja sama dengan para penerbit dan kantor berita untuk berusaha mencapai kata sepakat," lanjut Google.

Pertempuran hukum ini berpusat pada klaim bahwa Google menampilkan artikel, gambar, dan video yang diproduksi perusahaan media tanpa memberikan kompensasi yang memadai saat perusahaan mesin pencari itu menerima pemasukan iklan yang luar biasa besar.

Pada April 2020, otoritas kompetisi Prancis memerintahkan Google untuk bernegosiasi dengan media massa Prancis setelah perusahaan Amerika Serikat (AS) itu menolak mematuhi Undang-Undang Uni Eropa 2019 yang mengatur hak cipta digital.

Undang-undang itu bertujuan memastikan perusahaan media mendapatkan kompensasi saat berita mereka ditampilkan di laman daring, mesin pencari, dan media sosial.

Namun, September lalu, perusahaan media Prancis, termasuk AFP, mengajukan gugatan kepada otoritas Prancis dan menyebut Google menolak membayar kompensasi setelah menampilkan berita mereka di mesin pencarinya.

Keputusan Otoritas Kompetisi Prancis itu telah dinantikan media massa di Eropa karena merupakan keputusan pertama terkait undang-undang hak cipta digital Uni Eropa.

Perusahaan media yang kesulitan karena menurunnya oplah media cetak sejak lama menuntut Google berbagi pemasukkan jutaan euro yang mereka terima dari iklan yang hadir bersama pencarian berita mereka.

Google, awalnya, menolak memberikan bayaran kepada media massa untuk potongan berita, foto, dan video yang muncul di pencarian, dengan alasan trafik yang dihasilkan ke laman daring media massa adalah bayaran yang memadai.

Namun, Google akhirnya melonggarkan posisi mereka dan, November lalu, mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan sejumlah surat kabar dan majalan Prancis untuk memberikan kompensasi, termasuk dengan Le Monde dan Le Figaro. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP/Khaled Desouki.

AS Tengahi Negosiasi Laut Merah antara Saudi, Israel, Mesir

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 Mei 2022, 18:22 WIB
Arab Saudi telah lama mengeklaim kepemilikan pulau-pulau itu. Mesir, imbuhnya, mengendalikan pulau-pulau itu sejak 1950 untuk perlindungan...
AFP

Shanghai Ambil Langkah Pencabutan Penguncian Akibat Covid-19

👤Nur Aivanni  🕔Minggu 29 Mei 2022, 18:04 WIB
Shanghai, kota terpadat di Tiongkok, akan memudahkan persyaratan pengujian mulai Rabu bagi orang-orang yang ingin memasuki area...
ANTARA

Ridwan Kamil Pantau Langsung Pencarian Anak Sulungnya

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 Mei 2022, 15:35 WIB
Tim pencari mengerahkan kapal dan drone untuk menyisir area di sepanjang Sungai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya