Selasa 29 Juni 2021, 17:44 WIB

Perpanjang Lockdown, Malaysia Luncurkan Paket Stimulus Rp523 Triliun

Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
Perpanjang Lockdown, Malaysia Luncurkan Paket Stimulus Rp523 Triliun

AFP/Mohd Rasfan.
Seorang polisi Malaysia memeriksa dokumen perjalanan seorang penumpang di bus selama penguncian nasional.

 

PERDANA Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin meluncurkan paket stimulus ekonomi baru senilai RM150 miliar atau sekitar Rp523 triliun sebagai upaya mengurangi dampak dari kebijakan penguncian total yang berkelanjutan. Paket yang dinamai paket perlindungan rakyat dan pemulihan ekonomi (Pemulih) tersebut bertujuan memungkinkan warga mengatasi kesulitan keuangan yang timbul dari covid-19.

"Saya berharap paket keuangan ini dapat membantu anda melanjutkan hidup dalam beberapa bulan mendatang. Saya sadar banyak dari anda yang terkena dampak buruk,akibat berjuang melawan pandemi covid-19 selama lebih dari setahun," kata Muhyiddin dalam pidato nasional yang disiarkan di televisi, Senin (28/6).

"Meskipun jutaan warga Malaysia telah menerima bantuan keuangan dari pemerintah sejak Maret 2020, saya mengerti bahwa bantuan harus diperpanjang selama pandemi masih berlangsung," imbuhnya. RM4,6 miliar atau sekitar Rp16 triliun akan disisihkan di bawah skema bantuan khusus covid-19 (BKC) untuk membantu 11 juta orang, terutama orang tua dan warga yang belum menikah.

Itu termasuk kategori B40 (40% terbawah) dan M40 (40% menengah) yang ditetapkan untuk menerima antara RM250 dan RM1.300. Muhyiddin menambahkan bahwa RM500 juta lagi akan disisihkan untuk mereka yang kehilangan pendapatan akibat pandemi. Di bawah skema ini, sekitar 1 juta penduduk kemungkinan akan menerima RM500 masing-masing.

Untuk membantu masyarakat dalam biaya utilitas, pemerintah akan memberikan diskon tagihan listrik antara 5% hingga 40% untuk rumah tangga selama tiga bulan mulai Juli, dengan batas maksimum 900 kilowatt jam sebulan.

Untuk usaha kecil dan menengah, Muhyiddin mengatakan bahwa pemerintah telah setuju untuk memberikan pembayaran tambahan berdasarkan hibah prihatin khusus (GKP). Perusahaan yang memenuhi syarat akan menerima RM500 pada September dan RM500 lain pada November.

 

Perdana Menteri mengatakan bahwa skema ini dapat membantu meningkatkan arus kas untuk sekitar 1 juta usaha kecil dan menengah seperti tukang cukur, pemilik bengkel, toko roti, dan pusat perawatan kesehatan. (CNA/OL-14)

 

Baca Juga

AFP

Soal Pakta Keamanan, Prancis Tuduh Australia-AS Berdusta

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 19 September 2021, 08:15 WIB
PRANCIS menuduh Australia dan Amerika Serikat berbohong dalam krisis atas pakta...
AFP/David Gray

267 Demonstran Australia Penentang Lockdown Ditahan

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 18 September 2021, 20:45 WIB
Australia tengah berjuang melawan wabah varian Delta COVID-19 sejak pertengahan Juni dengan memberlakukan penguncian ketat di Sydney,...
nytimes.com

10 Ribu Migran Mayoritas dari Haiti Tinggal di Bawah Jembatan Texas

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 18 September 2021, 16:48 WIB
Lebih dari 10.000 migran sebagian besar warga Haiti ditempatkan di sebuah kamp kumuh di bawah jembatan di Texas selatan pada Jumat...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

AS, Inggris, dan Australia Umumkan Pakta Pertahanan Baru

 Aliansi baru dari tiga kekuatan tersebut tampaknya berusaha untuk melawan Tiongkok dan melawan kekuatan militernya di Indo-Pasifik.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya