Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGADILAN Prancis, Kamis (10/6), menjatuhkan vonis 4 bulan penjara bagi pria yang menampar Presiden Emmanuel Macron.
Damien Tarel, 28, diganjar vonis 18 bulan penjara oleh pengadilan namun 14 bulan di antaranya adalah hukuman percobaan setelah menampar Macron pada Selasa (8/6).
Tarel telah ditahan sejak insiden itu dengan jaksa menyebut aksinya tidak bisa diterima dan dilakukan dengan sengaja.
Baca juga: WHO Desak Warga Eropa Lakukan Perjalanan yang Bertanggungjawab
Tarel langsung menjalani hukuman penjara setelah vonisnya dibacakan di Kota Valence.
Dalam putusannya, pengadilan menerima rekomendasi dari jaksa untuk vonis 18 bulan penjara namun Tarel hanya diharuskan menjalani hukuman selama 4 bulan.
Tarel, yang terancam vonis maksimal 3 tahun penjara dan denda sebesar 45 ribu euro telah melepaskan haknya untuk menjalani sidang secara penuh.
Pria berambut panjang itu mengaku dirinya melakukan aksinya secara spontan dan tanpa berpikir setelah menantikan kedatangan Macron di depan sebuah sekolah di Desa Tain-l'Hermitage.
Di pengadilan, Tarel mengaku bersimpati dengan gerakan antipemerintah, rompi kuning. Dia juga mengaku sempat berencana melemparkan telur ke Macron saat Presiden Prancis itu melawat ke wilayahnya.
"Macron mewakili kemerosotan negara kita," ujar Tarel di pengadulan.
Tarel, yang merupakan pengangguran dan mendapatkan santunan dari pemerintah bersama kekasihnya yang menyandang disabiliaas, mengaku marah pada Macron yang mendatangi dirinya. Dia menyebut hal itu sebagai sekadar taktik kampanye busuk.
"Ketika saya melihat wajahnya yang sok bersahabat namun penuh kebohongan itu, saya mengerti dia berusaha membujuk saya untuk memilihnya," ujar Tarel di pengadilan.
Tamparan itu, lanjut Tarel, terjadi karena dirinya dilanda kemarahan setelah merasa diperlakukan tidak adil.
Dalam vonisnya, pengadilan juga memerintahkan Tarel untuk segera mencari pekerjaan atau pelatihan kerja. (AFP/OL-1)
DISKUSI di Gedung Putih kembali menegaskan adanya perbedaan pandangan antara para pemimpin Eropa dan Rusia terkait perlunya gencatan senjata sebelum perundingan damai.
Insiden penembakan di SMA Dreierschuetzengasse, yang berada kota terbesar kedua di Austria, itu terjadi pada Selasa (9/6) pagi waktu setempat.
PENGAMAT Timur Tengah, Smith Alhadar, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait sikap terhadap konflik Palestina-Israel bukanlah hal yang mengejutkan.
Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Ibu Negara Brigitte Macron bertemu kucing Presiden Prabowo Subianto, yakni Bobby Kertanegara di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/5) malam.
Saat mendarat di Vietnam, Minggu (25/5), di depan pintu pesawat kenegaraan yang sudah dibuka, terlihat Presiden Prancis Emmanuel Macron didorong wajahnya oleh Brigitte.
NOMOR telepon yang digunakan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron dan anggota penting pemerintahannya termasuk di antara target potensial untuk spyware Pegasus
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved