Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
JAKSA di sejumlah negara bagian Jerman telah mulai menggelar penyelidikan terhadap perusahaan yang menawarkan tes covid-19 gratis setelah adanya laporan bahwa mereka menggelembungkan angka positif virus korona demi mendapatkan lebih banyak uang dari pemerintah.
Jaksa telah merazia sebuah perusahaan di Kota Bochum, Jumat (28/5), menurut laporan surat kabar Suddeutsche Zietung sementara di Kota Leubeck, jaksa telah memulai penyelidikan mengenai dugaan penipuan.
Di Cologne, otoritas melakukan sidak ke sebuah pusat tes covid-19 dan di Kota Munster, izin sebuah perusahaan yang mengoperasikan 50 pusat pengujian covid-19 dicabut.
Baca juga: Warga Brasil Turun ke Jalan Mengecam Bolsonaro
Dalam upaya meningkatkan pengujian covid-19, pemerintah Jerman telah menggratiskan pengujian selama beberapa pekan terakhir, memberikan bayaran sebesar 18 euro (sekitar Rp314 ribu) kepada perusahaan untuk setiap tes yang mereka lakukan.
Namun, menurut penyelidikan gabungan yang dilakukan sejumlah media, pusat pengujian tidap perlu memberikan dokumen untuk membuktikan berapa banyak orang yang mereka uji untuk mendapatkan kompensasi dari pemerintah dan beberapa perusahaan telah menggelembungkan angka itu.
"Mereka hanya mengirimkan angka pengujian tanpa bukti apa pun dan mereka kemudian mendapatkan uang dari pemerintah," ungkap laporan bersama yang dirilis oleh stasiun televisi NDR dan WDR serta surat kabar Suddeutsche Zeitung.
Sebagai bagian dari penyelidikan mereka, wartawan menghitung jumlah orang yang masuk ke sebuah pusat pengujian covid-19 dan membandingkan jumlahnya dengan angka yang mereka laporkan ke pemerintah untuk mendapatkan uang pengganti.
Berdasarkan hal itu, sebuah pusat pengujian melaporkan 422 tes ketika yang datang hanya sekitar 100 orang. Pusat pengujian lainnya mengaku telah menguji 1.743 orang padahal hanya kurang dari 550 orang yang datang. (AFP/OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved