Selasa 25 Mei 2021, 09:39 WIB

Uni Eropa Ancam Batasi Lalu Lintas Udara Belarus

Basuki Eka Purnama | Internasional
Uni Eropa Ancam Batasi Lalu Lintas Udara Belarus

AFP/ ONLINER.BY
Anjing pelacak memeriksa tas yang ada di bagasi pesawat Ryanair yang dipaksa mendarat di Minsk, Belarus.

 

PARA  pemimpin Eropa, Senin (24/5), mengancam akan membatasi lalu lintas udara internasional di langit Belarus dan kemungkinan membatasi transportasi daratnya, setelah sebuah pesawat penumpang Ryanair dipaksa mendarat dalam insiden yang dikecam negara-negara Barat sebagai 'pembajakan negara'.

Para pemimpin Eropa menggunakan bahasa terkuat untuk mengutuk insiden pada Minggu (23/5), saat sebuah pesawat tempur Belarus mencegat penerbangan antara Yunani dan Lituania dan memaksanya mendarat di Minsk, tempat seorang jurnalis pembangkang ditangkap.

Negara-negara Eropa menyerukan pembebasan Roman Protasevich, 26, yang unggahan media sosialnya dari pengasingan telah menjadi salah satu outlet independen terakhir untuk berita tentang negara itu sejak tindakan keras massal terhadap perbedaan pendapat, tahun lalu.

Baca juga: Biden dan Presiden Mesir Bahas Gencatan Senjata Gaza

"Ini secara efektif adalah pembajakan penerbangan, yang disponsori negara," kata Menteri Luar Negeri Irlandia Simon Coveney. Ia menggunakan istilah yang digaungkan oleh sejumlah negara lain.

Menteri Luar Negeri Swedia Ann Linde mengatakan, "Ini berbahaya, sembrono, dan tentu saja EU akan bertindak."

Kepresidenan Prancis mengatakan permintaan telah dikirim ke Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) untuk menangguhkan penerbangan
internasional di atas ruang udara Belarus.

Upaya untuk melarang maskapai negara Belarus Belavia dari bandara Eropa juga akan dibahas, termasuk langkah-langkah yang tidak ditentukan terkait jaringan transportasi darat.

Sebuah maskapai penerbangan Latvia, airBaltic, menjadi yang pertama mengumumkan tidak akan lagi menggunakan ruang udara Belarus dan Avia Solutions yang terdaftar di Siprus mengatakan maskapai penerbangannya yang berbasis di Lithuania akan melakukan hal yang sama.

Menteri transportasi Lituania Marius Skuodis mengatakan maskapai penerbangan Polandia LOT dan Hongaria Wizzair akan mengikuti keputusan itu dan mengumumkan semua penerbangan ke dan dari bandara Lituania mulai tengah malam GMT harus menghindari wilayah udara Belarus.

Namun, pilihan untuk tindakan pembalasan Barat tampak terbatas. ICAO yang berbasis di Montreal tidak memiliki kekuatan regulasi dan EU tidak
memiliki kewenangan atas penerbangan lepas landas dan mendarat di Belarus atau terbang di atas ruang udaranya, selain dari penerbangan langsung yang berasal atau mendarat di Eropa.

Belarus sebelumnya telah mengabaikan sanksi keuangan Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS).

Sebelum pertemuan yang dijadwalkan dari 27 pemimpin nasional Uni Eropa di Brussels, Perdana Menteri Lituania Ingrida Simonyte mengatakan dia akan mendesak mitra untuk menutup wilayah udara Belarus untuk penerbangan internasional. Dia tidak menjelaskan bagaimana upaya itu akan dicapai.

Dia kemudian mengusulkan agar lembaga seperti Bank Investasi Eropa tidak berpartisipasi dalam proyek yang membiayai Minsk.

Pemerintahnya menyarankan warganya untuk menahan diri dari melakukan perjalanan ke Belarus dan mendesak mereka yang sudah berada di sana untuk meninggalkan negara itu.

Belarus mengatakan pihaknya bertindak sebagai tanggapan atas ancaman bom dalam penerbangan, yang ternyata merupakan peringatan palsu.

Disampaikan, Senin (24/5), petugas pengontrol darat telah memberikan panduan untuk penerbangan itu tetapi tidak memerintahkan pesawat itu untuk mendarat.

Media pemerintah mengatakan keputusan untuk intervensi telah diperintahkan secara pribadi oleh Presiden Alexander Lukashenko.

Rusia, yang telah memberikan dukungan keamanan, diplomatik dan keuangan kepada Lukashenko, menuduh Barat munafik.

Tercatat, pada 2013, penerbangan dari Moskow yang membawa Presiden Bolivia telah dialihkan ke Austria setelah laporan buronan intelijen AS Edward Snowden mungkin ada di dalamnya. (Ant/OL-1)

Baca Juga

AFP/Jung Yeon-je

Korut Tembakkan Rudal Balistik

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 25 September 2022, 08:12 WIB
Uji coba pada Minggu itu merupakan yang terbaru yang dilakukan Pyongyang pada tahun ini setelah 'Negeri Juche' itu juga sempat...
AFP

Rusia Tahan 750 Warga yang Tolak Mobilisasi

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 25 September 2022, 06:25 WIB
Polisi dikerahkan di kota-kota tempat protes dijadwalkan oleh kelompok oposisi Vesna dan pendukung pemimpin oposisi yang dipenjara Alexei...
AFP/ROYAL COLLECTION TRUST

Batu Nisan Ratu Elizabeth II Ditempatkan di Istana Windsor

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 25 September 2022, 06:15 WIB
Batu nisan berupa marmer berwarna hitam itu ditempatkan di lantai dan bertuliskan tanggal lahit dan tanggal kematian ratu yang berkuasa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya