Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kolombia mengundang para pemimpin aksi protes untuk berdialog dalam upaya meredakan ketegangan, setelah lebih dari seminggu terjadi demonstrasi yang mematikan terhadap Presiden Ivan Duque.
Sebanyak 24 orang tewas dalam bentrokan antara pengunjuk rasa dan pasukan keamanan, sementara ratusan lainnya terluka.
Ribuan warga Kolombia termasuk masyarakat adat, serikat pekerja, dan pelajar turun ke jalan untuk mengungkapkan kemarahan atas kebijakan pemerintah di bidang kesehatan, pendidikan, dan ketimpangan. Mereka juga mengecam apa yang mereka lihat sebagai tanggapan keras dan mematikan dari pasukan keamanan.
Penasihat Presiden Miguel Ceballos mengatakan pemerintah akan bertemu dengan para pemimpin aksi protes, termasuk Komite Pemogokan Nasional, pada Senin (10/5).
"Pemerintah pertama-tama ingin mengundang mereka yang mengatur Komite Pemogokan Nasional meskipun memahami bahwa mobilisasi itu tidak eksklusif untuk kelompok ini," kata Ceballos.
Komite Pemogokan Nasional mewakili berbagai kelompok termasuk masyarakat adat, serikat pekerja, pemerhati lingkungan dan pelajar.
Baca juga: PBB Kutuk Kekerasan Terhadap Aksi Protes di Kolombia
Ceballos kemudian menulis di Twitter bahwa Duque dan Wakil Presiden Lucia Ramirez akan menghadiri pertemuan tersebut.
Para pemimpin aksi protes mengatakan mereka siap untuk melakukan pembicaraan langsung dengan Duque, tetapi tidak dengan perantara.
Duque sesekali menghadapi aksi protes massa yang menentang pemerintahannya sejak 2019 dan gerakan sosial terbaru dimulai pada 28 April, awalnya menentang reformasi pajak yang telah ditarik.
Meskipun demonstrasi itu sebagian besar berlangsung damai, telah terjadi bentrokan dengan kekerasan di seluruh negeri. Pemerintah menyalahkan kekerasan itu pada kelompok bersenjata, termasuk pemberontak sayap kiri dan pengedar narkoba.
Perserikatan Bangsa-Bangsa, Uni Eropa, Amerika Serikat dan LSM menuduh pasukan keamanan menggunakan kekuatan yang berlebihan.(AFP/OL-5)
Usai ketegangan meningkat akibat penggulingan Maduro di Venezuela, Donald Trump dan Gustavo Petro sepakat pulihkan komunikasi langsung antara AS-Kolombia.
Presiden AS Donald Trump mengundang Presiden Kolombia Gustavo Petro ke Gedung Putih setelah sebelumnya sempat mengancam akan melakukan intervensi militer.
Menteri Luar Negeri Kolombia, Rosa Yolanda Villavicencio, menyatakan pihaknya tetap memantau kemungkinan adanya agresi militer AS.
Presiden Kolombia Gustavo Petro menepis keras ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang menuduhnya terlibat dalam perdagangan narkoba.
Donald Trump tidak menunjukkan keraguan ketika ditanya mengenai implikasi serangan terhadap Venezuela bagi negara-negara lain di kawasan, termasuk Kuba dan Kolombia
Pascapenangkapan Maduro, Donald Trump memperluas ancaman geopolitiknya ke Greenland, Kolombia, hingga Iran melalui doktrin baru yang agresif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved