Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Peru, Rabu (21/4), mengumumkan ditemukannya spesies baru kodok yang berwarna kuning dengan mata berwarna tidak biasa dan tanpa gendang telinga di sebuah taman nasional di Hutan Amazon
Spesies itu termasuk dalam keluarga Pristimantis sira yang tinggal di hutan pegunungan dengan ketinggian antara 1.550 dan 2.200 di atas permukaan laut, menurut Badan Perlindungan Area Alam Nasional Peru (SERNANP).
Spesies baru kodok itu ditemukan di cagar alam El Sira di Peru tengah.
Baca juga: Yordania Berusaha Cegah Warga Palestina Diusir Israel
"Sekali lagi, area alami Peru membuat kontribusi berharga untuk ilmu pengetahuan," ujar SERNANP dalam sebuah pernyataan resmi.
Spesies baru itu menampilkan kulit berwarna cokelat atau abu-abu gelap dengan bintik putih. Spesies itu memiliki iris yang menampilkan tanda mirip salip serta cincin perunggu-oranye pada pupilnya.
Spesies itu juga memiliki ciri khas tidak memiliki gendang telinga.
Cagar Alam El Sira merupakan kawasan alami dilindungi seluas 600 ribu hektare yang memiliki 105 spesies reptil, kadal, dan ular yang tercatat serta 68 spesies amfibi, mayoritas katak dan kodok.
Pekan lalu, SERNANP juga mengumumkan penemuan spesies baru katak dari Genus Gastrotheca yang tidak berekor. (AFP/OL-1)
Studi terbaru mengungkap bagaimana kotoran burung laut (guano) menjadi kunci sukses ekonomi dan politik Kerajaan Chincha di Peru, jauh sebelum era Inka.
Pembangunan Bandara Internasional Chinchero di Peru menuai kontroversi. Mampukah infrastruktur ini menampung lonjakan wisatawan tanpa merusak kesucian Lembah Suci?
Sedikitnya 12 orang tewas dan puluhan hilang setelah tanah longsor menenggelamkan feri dan merusak kapal penumpang di Sungai Ucayali, Peru.
Sengketa layanan bus menuju Machu Picchu memicu kekacauan dan membuat ribuan turis terdampar.
Sedikitnya 37 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka setelah sebuah bus di Peru jatuh ke jurang sedalam 200 meter di wilayah Arequipa.
Meksiko memberikan suaka politik kepada mantan Perdana Menteri Betssy Chavez, yang tengah diselidiki atas upaya kudeta di Peru pada 2022.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved