Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Australia pada Rabu (7/4) mengatakan akan meminta Uni Eropa (EU) melepaskan lebih dari 3 juta dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca untuk menguji klaim Brussel bahwa mereka tidak memblokir pengiriman vaksin.
Australia sedang berjuang untuk memvaksinasi warganya.
Uni Eropa pada Selasa (6/4) membantah telah memblokir pengiriman vaksin ke Australia, yang secara dramatis tertinggal dalam program vaksinasi yang dijadwalkan.
Uni Eropa mengatakan pihaknya tidak bertanggung jawab atas kegagalan AstraZeneca dalam menjalankan komitmennya untuk memasok vaksin ke negara lain.
Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan bahwa Australia diminta oleh EU untuk mencabut aplikasi izin ekspor vaksin, dan surat permintaan pasokan vaksin Australia tidak dijawab.
Morrison mengatakan jika EU sekarang menunjukkan kesediaannya untuk merilis pengiriman, dia akan kembali meminta 3,1 juta dosis vaksin Covid untuk dilepaskan. Sebelumnya, sebanyak 3,1 juta dosis vaksin itu dijadwalkan tiba di Australia pada akhir Maret.
"Kami jelas menginginkan jutaan dosis vaksin itu," kata Morrison kepada wartawan di ibu kota Australia, Canberra.
"Mengingat pernyataan yang dibuat dalam semalam, bahwa tampaknya tidak ada halangan untuk (pelepasan vaksin) itu dan kemudian saya berharap itu bisa segera ditangani," ujarnya.
Morrison mengatakan bahwa jika Uni Eropa mengizinkan ekspor vaksin ke Australia, maka negara itu akan menyumbangkan 1 juta dosis ke Papua Nugini, yang sedang berjuang untuk mengatasi wabah di tengah meningkatnya jumlah kasus Covid.
Bulan lalu, Uni Eropa -- atas permintaan Italia -- memblokir pengiriman 250.000 dosis vaksin AstraZeneca ke Australia, dengan alasan kekurangan vaksin di Eropa.
EU kemudian menolak permintaan Australia untuk meninjau kembali pemblokiran pengiriman vaksin tersebut, dan penolakan semacam itu merupakan yang pertama sejak Brussel membentuk mekanisme untuk memantau aliran vaksin pada akhir Januari.
Perselisihan untuk pasokan vaksin antara Australia dan Uni Eropa menyoroti adanya kekurangan besar-besaran jumlah vaksin AstraZeneca di seluruh negara Uni Eropa dan dampak dari pembatasan ekspor vaksin pada negara-negara yang memiliki dosis yang telah dipesan sebelumnya.
Pemerintah Australia menyalahkan keterlambatan pengiriman 3,1 juta dosis vaksin AstraZeneca sebagai penyebab lambatnya program vaksinasi di dalam negeri.
Australia menerima pengiriman awal 300.000 dosis vaksin AstraZeneca pada akhir Februari, yang disebutnya sebagai pengiriman yang terakhir diterima. Australia juga telah mengimpor sejumlah vaksin Pfizer Inc.
Vaksin AstraZeneca yang tiba dari Eropa adalah untuk mendukung tahap awal kegiatan vaksinasi Australia, yakni untuk melengkapi 50 juta dosis vaksin yang akan diproduksi secara lokal oleh CSL Ltd.
Program inokulasi Australia berjalan terlambat dari jadwal yang ditetapkan, dengan hanya sekitar 670.000 orang yang sudah divaksin, sementara target awalnya adalah dapat memvaksin 4 juta orang pada akhir Maret.
Pihak AstraZeneca tidak segera menanggapi permintaan komentar pada Rabu. (Ant/OL-12)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved