Selasa 06 April 2021, 10:03 WIB

Kota Palma di Mozambik yang Diserang Kini Dinyatakan Aman

 Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
Kota Palma di Mozambik yang Diserang Kini Dinyatakan Aman

Alfredo Zuniga / AFP
Warga Palma yang mengungsi akibat serangan kelompok bersenjata ditempatkan di Gedung Olahraga Kota Pemba, Mozambik.

 

KOTA Palma yang berada di wilayah utara Mozambik yang diserang pejuang yang terkait dengan kelompok ISIS akhir bulan lalu, kini telah aman usai militer membunuh sejumlah besar anggota kelompok penyerang dan membersihkan satu daerah terakhir.

Komandan Chongo Vidigal, pemimpin operasi militer untuk mendapatkan kembali kendali atas Palma, mengatakan kepada televisi pemerintah TVM pada Senin (5/4) bahwa daerah itu sekarang aman, meskipun dia tidak menyatakan bahwa tentara telah mendapatkan kembali kendali penuh.

“Area lapangan terbang adalah satu-satunya yang perlu kami bersihkan dan kami melakukannya pagi ini. Benar-benar aman," kata Vidigal.

Sekretaris negara untuk provinsi Cabo Delgado Armindo Ngunga, mengatakan bahwa kota Palma di bawah kendali negara. “Ada banyak korban jiwa, infrastruktur hancur. Tapi orang-orang aman sekarang,” tambah Ngunga.

Pada 24 Maret 2021 lalu, kelompok bersenjata  Kleomenyerang kota pesisir Palma, dekat proyek gas alam senilai US$60 miliar yang dimaksudkan untuk mengubah ekonomi Mozambik.

Pemerintah Mozambik mengatakan puluhan orang tewas dalam serangan itu, dan sumber keamanan mengatakan bentrokan terus berlanjut di luar kota hingga Jumat.

Ribuan orang telah meninggalkan kota berpenduduk sekitar 75.000 orang itu, menurut jumlah korban awal pemerintah.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan lebih dari 11.000 warga sipil melarikan diri dari Kota Palma dalam beberapa hari terakhir. Sebagian besar sarana komunikasi dengan kota terputus setelah serangan dimulai.

Rekaman yang diambil stasiun televisi setempat TVM di Palma menunjukkan seorang tentara menutupi tubuh tergeletak di jalan dan membakar gedung.

Vidigal mengatakan fasilitas perusahaan energi Prancis Total di dekat Palma dilindungi, setelah sumber mengatakan pada hari Jumat bahwa Total telah menarik semua stafnya ketika para pejuang tampak mendekat. “Fasilitasnya aman, terlindungi,” katanya.

Seorang juru bicara Total dan kementerian pertahanan Mozambik tidak segera menanggapi permintaan komentar pada Senin (5/4).

Kelompok bersenjata terkait ISIS semakin aktif di Cabo Delgado sejak 2017, meskipun tidak jelas apakah mereka memiliki tujuan yang kompak.

Kelompok bantuan yakin serangan terbaru itu membuat puluhan ribu orang mengungsi, banyak di antaranya melarikan diri ke hutan lebat atau melarikan diri dengan perahu. Tetapi tingkat kematian dan pengungsian belum jelas, serta banyak yang masih belum ditemukan.

Para penyintas menceritakan pernah melihat mayat orang lain yang meninggal karena kelaparan atau dehidrasi ketika mencoba melarikan diri.

Ribuan orang berpindah ke Ibu Kota Cabo Delgado, Pemba, membentang di kota yang sudah penuh dengan orang-orang yang mengungsi akibat putaran kekerasan sebelumnya serta topan mematikan pada tahun 2019.

Beberapa ahli telah menyatakan keraguan atas klaim pihak berwenang untuk merebut kembali Palma.

"Mungkin ada kantong yang aman tetapi jelas tidak terkendali," kata koordinator pelatihan senior di Institut Studi Keamanan yang berbasis di Afrika Selatan, Willem Els.

"Pemberontak masih berkeliaran," kata Els yang mengutip sumber di lapangan. “Satu-satunya daerah kantong yang benar-benar aman saat ini adalah di sekitar Afungi,” imbuhnya.

Pasukan keamanan telah didukung oleh perusahaan militer swasta Afrika Selatan, Dyck Advisory Group (DAG), tetapi kontraknya dengan pemerintah berakhir minggu ini. Pendiri DAG Lionel Dyck mengonfirmasi keterlibatan mereka berakhir pada Selasa.

"Tuhan tolong orang-orang," katanya melalui WhatsApp pada hari Senin, menambahkan bahwa tentara tidak mungkin telah merebut kembali Palma. (Aiw/Aljazeera/OL-09)

Baca Juga

AFP/Anne-Christine POUJOULAT

Penembakan di Rumah Sakit Paris, Satu Orang Tewas

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 13 April 2021, 05:43 WIB
Polisi tidak menganggap insiden itu sebagai serangan teror setelah saksi mata menyebut pelaku mengincar kedua...
AFP/Tolla Akmen

Parlemen Inggris akan Berikan Penghormatan untuk Pangeran Phillip

👤Nur Aivanni 🕔Senin 12 April 2021, 16:16 WIB
Parlemen di London, Cardiff, Edinburgh dan Belfast, Inggris, akan berkumpul untuk memberikan penghormatan kepada Pangeran...
AFP

Salip Brasil, India Jadi Negara Kasus Covid-19 Tertinggi Kedua

👤Nur Aivanni 🕔Senin 12 April 2021, 16:09 WIB
Jumlah kasus positif covid-19 di India sudah mencapai 13,53 juta orang. Sementara itu, Brasil mencatatkan 13,48 juta kasus dan Amerika...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya