Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Swiss, Senin (22/3), memberikan lampu hijau kepada vaksin covid-19 Johnson & Johnson, setelah sebelumnya mengizinkan penggunaan vaksin covid-10 buatan Pfizer-BioNTech dan Moderna.
Swissmedic, dalam pernyataan resmi mereka, mengatakan telah memberikan izin penggunaan vaksin covid-19 yang memiliki keunggulan karena hanya membutuhkan satu kali suntikan dan bisa disimpan di lemari pendingin biasa, bukan tempat penyimpanan ultradingin.
"Setelah melalui evaluasi yang cermat terhadap semua dokumentasi yang diberikan, Swissmedic memberikan otorisasi sementara kepada vaksin covid-19 Johnson & Johnson," ungkap Swissmedic.
Baca juga: Pakistan Mulai Penjualan Vaksin CanSino dari Tiongkok
"Hal ini berarti telah ada tiga vaksin yang disetujui untuk digunakan di Swiss untuk mencegah covid-19," lanjut lembaga itu sembari menambahkan vaksin Johnson & Johnson ini hanya diberikan kepada warga yang berusia di atas 18 tahun.
Swiss merupakan negara Eropa pertama yang mulai menggunakan vaksin covid-19 Pfizer-BioNTech dan telah menyetujui vaksin lain yang dibuat dari mRNA, produksi Moderna.
Namun, pemerintah Swiss belum mengizinkan penggunaan vaksin covid-19 AstraZeneca, setelah pada bulan lalu mengatakan akan menunggu tambahan data mengenai keamanan, efikasi, dan kualitas vaksin itu.
Vaksin covid-19 Johnson & Johnson menunjukkan efikasi 66,9% di masa uji coba namun lebih efektif di antara responden lansia dan menunjukkan efektivitas 85% bagi para penyandang penyakit serius.
Swissmedic kemudian menggarisbawahi bahwa vaksin covid-19 Johnson & Johnson juga terbukti efektif terhadap varian covid-19 yang lebih menular yang ditemukan di Brasil dan Afrika Selatan.
Vaksin covid-19 Johnson & Johnson telah mendapatkan persetujuan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Uni Eropa, Amerika Serikat (AS), Kanada, Afrika Selatan, dan sejumlah negara lainnya.
Swiss, yang berpenduduk 8,6 juta jiwa, mencatatkan lebih dari 580 ribu kasus covid-19 dan hampir 9.500 kematian. (AFP/OL-1)
Pengacara keluarga Cyane Panine mengungkap fakta baru terkait kebakaran maut di Bar Le Constellation, Swiss. Pemilik dituduh lalai hingga tewaskan 40 orang.
Tim Polandia resmi menjadi juara United Cup 2026 setelah mengalahkan Swiss 2-1 di final. Iga Swiatek dan Hubert Hurkacz catat sejarah baru.
Wali Kota Crans-Montana meminta maaf setelah terungkap Bar Le Constellation, lokasi kebakaran maut yang menewaskan 40 orang, tidak diaudit sejak 2019.
SWISS sedang dilanda salah satu tragedi terburuknya setelah kebakaran melanda satu bar di kawasan Alpine saat perayaan Malam Tahun Baru. Ini menewaskan lebih dari 40 orang.
BAR Le Constellation di resor ski Crans-Montana, Swiss, memiliki pintu keluar darurat. Sebagian besar orang di dalam tempat tersebut akan kesulitan menemukannya setelah kebakaran terjadi.
KEMBANG api yang diletakkan di atas botol sampanye tampaknya menjadi sumber kebakaran yang melanda satu bar yang ramai di Swiss selatan pada Hari Tahun Baru.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved