Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
SENAT dan parlemen Mesir, pada Sabtu (13/3), menolak tuduhan pelanggaran hak asasi manusia yang dilontarkan pekan ini oleh perwaklinan puluhan negara di Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
Dalam teguran lisan yang jarang terjadi terhadap Mesir di Dewan HAM PBB, sebanyak 31 negara mengeluarkan pernyataan bersama pada Jumat (12/3) yang menyuarakan kewaspadaan atas pembatasan kebebasan berekspresi dan berkumpul terhadap oposisi, aktivis HAM, dan jurnalis di negara Afrika Utara itu.
Mereka mengungkapkan keprihatinan khusus pada penerapan undang-undang terorisme yang dilakukan penguasa Mesir Presiden Abdul Fattah as-Sisi terhadap para pengkritik.
"Kami sangat prihatin tentang penerapan undang-undang terorisme terhadap aktivis hak asasi manusia, orang LGBTI, jurnalis, politisi dan pengacara," kata Duta Besar Finlandia untuk PBB di Jenewa, Swiss, Kirsti Kauppi, yang membaca pernyataan bersama tersebut.
Di sisi lain, Senat Mesir yang dikuasai politisi pro-Al Sisi membantah, Sabtu (13/3), dan mengatakan tidak ada pengacara, jurnalis atau pengacara hak asasi manusia atau aktivis hak asasi manusia yang ditahan.
Mereka memberi alasan penahanan dilakukan karena mereka telah melakukan kejahatan dan aparat Mesir telah menganbil tindakan yang benar.
Senat juga menambahkan proses penahanan dilakukan melalui proses pengadilan dan penyelidikan yang yang diklaimnya sepenuhnya independen dan terlepas dari kepentingan pemerintah.
"Negara Mesir hanya menggunakan undang-undang anti-terorisme terhadap mereka yang telah melakukan kejahatan teroris," kata Senat Mesir dalam sebuah pernyataan.
Senat juga mengkritik deklarasi bersama anggota Dewan HAM PBB untuk menangani masalah yang diangkat secara dangkal.
Sementara itu, parlemen Mesir mendesak 31 negara itu untuk tidak menempatkan diri mereka sebagai penjaga Mesir dan menahan diri dari mempolitisasi masalah hak asasi manusia untuk tujuan politik atau pemilu.
Dengan menggunakan argumen yang sering dibuat Presiden Abdel Fattah al-Sisi, anggota parlemen mengatakan Dewan HAM PBB seharusnya mengambil pandangan yang objektif tentang upaya Mesir untuk menjaga keamanan dan stabilitas tidak hanya secara internal tetapi juga secara regional.
Kelompok HAM memperkirakan sekitar 60 ribu tahanan politik ditahan oleh penguasa Mesir. Organisasi HAM juga menyambut baik pernyataan bersama anggota PBB terkait pelanggaran HAM yang dilakukan pemerintah Al-Sisi.
Perwakilan Amnesty International untuk PBB di Jenewa, Kevin Whelan, mengatakan pernyataan itu harus mengirimkan pesan yang jelas kepada otoritas Mesir bahwa dunia tidak akan lagi menutup mata terhadap kampanye tanpa henti mereka untuk menghancurkan perbedaan pendapat yang damai. (AFP/Nur/OL-09)
Hal ini menunjukkan kondisi KBB 2025 masih masalah serius dan tidak menampakkan perbaikan yang signifikan.
Pasukan Israel serbu belasan desa di Ramallah, tahan satu pemuda, aniaya warga, hingga sita rumah dan uang tunai penduduk dalam operasi militer Kamis malam.
Amnesty International Indonesia menilai kematian pelajar 14 tahun di Tual, Maluku, memperpanjang dugaan pembunuhan di luar hukum oleh aparat dan mendesak reformasi struktural Polri.
Komisi Pencari Fakta (KPF) Masyarakat Sipil menyerahkan laporan lengkap hasil investigasi kerusuhan Agustus 2025 ke enam lembaga negara
Komisi XIII DPR RI menyatakan komitmen penuh untuk mengawal kasus dugaan pelanggaran pidana dan Hak Asasi Manusia (HAM) yang menimpa seorang warga lanjut usia, Nenek Saudah.
Video terverifikasi mengungkap skala mengerikan tindakan keras pemerintah Iran terhadap demonstran. Jenazah menumpuk di rumah sakit meski internet diputus total.
Tim pencari fakta PBB melaporkan kondisi memprihatinkan warga sipil Iran yang terjepit di antara serangan udara AS-Israel dan represi pemerintah yang kian sistematis.
Iran menyatakan empat diplomat mereka tewas dalam serangan udara yang diluncurkan Israel ke sebuah hotel di Beirut, Libanon, pekan lalu.
Duta Besar Iran untuk PBB menuduh serangan udara AS dan Israel sengaja menargetkan area residensial. Ribuan bangunan hancur dan ancaman hujan asam mengintai.
Laporan terbaru PBB mengungkap keterlibatan langsung Vladimir Putin dalam deportasi ribuan anak Ukraina ke Rusia.
Menlu Iran Abbas Araqchi kecam Sekjen PBB karena lebih cemas pada ekonomi global daripada pembantaian warga sipil, termasuk 175 anak-anak di Kota Minab.
Tiga personel pasukan perdamaian PBB terluka setelah markas mereka di Libanon selatan dihantam serangan yang diduga dilancarkan Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved