Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) memastikan setiap orang yang menginginkan vaksin covid-19 akan mendapatkannya, sehingga tidak ada yang perlu merasa cemas.
Asisten Direktur Jenderal WHO Mariangela Simao mengatakan Badan Kesehatan PBB tersebut sedang bekerja untuk memastikan akses vaksin virus korona di seluruh dunia.
“Tidak ada yang perlu panik, karena Anda akan mendapatkan vaksin,” kata Simao.
“Kami telah bekerja sangat keras untuk memastikan bahwa semua negara, semua populasi, memiliki kesempatan untuk mengakses vaksin ini,” imbuhnya.
Baca juga: India Mulai Ekspor Vaksin Covid-19, Gratis untuk Maladewa-Bhutan
Simao mengatakan sekitar 50 negara telah memulai kampanye vaksinasi, dengan lebih dari 40 di antaranya adalah negara berpenghasilan tinggi.
Fasilitas Covax yang dipimpin bersama WHO telah mencapai kesepakatan dengan lima produsen untuk dua miliar dosis vaksin. Program ini bertujuan untuk mendapatkan vaksin bagi 20% populasi di setiap negara yang berpartisipasi pada akhir tahun, dengan pendanaan yang mencakup 92 negara berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah.
“Kami mengharapkan dosis pertama mencapai negara-negara tersebut pada akhir Februari,” tuturnya.(The Guardian/OL-5)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved