Jumat 15 Januari 2021, 05:55 WIB

Portugal kembali Lockdown

(Aiw/The Guardian/I-1) | Internasional
Portugal kembali Lockdown

(AFP)
Perdana Menteri Portugal Antonio Costa.

 

PERDANA Menteri Portugal Antonio Costa mengumumkan kebijakan lockdown baru untuk mengendalikan penyebaran covid-19. Kebijakan yang mendesak warga agar tetap di rumah ini mulai berlaku hari ini.

"Kita berada pada saat paling berbahaya (pandemi)," kata Costa kepada wartawan.

“Aturannya sederhana, kita semua harus tinggal di rumah,” imbuhnya.

Dia menambahkan bahwa bekerja dari jarak jauh akan diwajibkan jika memungkinkan. Kebijakan tersebut akan serupa dengan lockdown enam minggu yang diberlakukan antara Maret dan April tahun lalu selama gelombang pertama pandemi.

Namun, kali ini semua sekolah akan tetap buka karena jumlah kasus yang dilaporkan dari sekolah tidak signifikan pada lockdown pertama.

Pembatasan pergerakan juga akan dilonggarkan pada hari pemilihan presiden Portugal pada 24 Januari 2021 sehingga pemilih dapat pergi ke tempat pemungutan suara.

Sesuai aturan Maret lalu, semua bisnis yang tidak utama, termasuk salon rambut, akan ditutup meskipun restoran diizinkan untuk menyediakan layanan bawa pulang. Supermarket, apotek, toko roti, pom bensin, dan bank akan tetap buka. Bisnis yang karyawannya cuti akan menerima bantuan dari negara.

Untuk memastikan kepatuhan dengan tindakan baru, denda karena melanggar aturan akan berlipat ganda. Di bawah hukum Portugis, peraturan harus ditinjau setiap 15 hari, tetapi Costa mengatakan bahwa peraturan ini kemungkinan akan berlangsung selama sebulan.

Negara berpenduduk 10 juta orang tersebut sejauh ini melaporkan total 8.236 kematian dan 507.108 kasus, dengan lonjakan infeksi yang tajam setelah Natal, menimbulkan tekanan parah pada sistem kesehatan.

Portugal telah memvaksinasi 82.000 warga dengan memprioritaskan petugas kesehatan garis depan serta penduduk panti jompo.

“Harapan yang diberikan vaksin kepada kita bahwa kita dapat mengalahkan pandemi adalah harapan yang sama yang memberi relaksasi yang membuat pandemi lebih berbahaya,” tutur Costa, menambahkan bahwa lockdown tidak akan mengganggu proses vaksinasi.

Spanyol mencatat penambahan 38.869 kasus baru covid-19 selama 24 jam terakhir. Angka tersebut menandai kenaikan infeksi tertinggi dalam satu hari sejak pandemi dimulai.

Antara Selasa dan Rabu, jumlah kasus yang dicatat Kementerian Kesehatan meningkat dari 2.137.220 menjadi 2.176.089 kasus. Meraka juga mencatat 195 kematian dalam periode yang sama. Sementara itu, jumlah kasus per 100.000 orang meningkat dari 452 menjadi 493.

Menteri Kesehatan Spanyol Salvador Illa menyebut kenaikan tersebut sangat mengkhawatirkan dan memperingatkan bahwa tekanan pada rumah sakit dan ICU kini semakin meningkat.

“Saya meminta masyarakat untuk dengan cermat menghormati langkah-langkah yang diambil tiap-tiap daerah otonom,” kata Illa.

“Itu satu-satunya cara kita mengendalikan virus,” imbuhnya. (Aiw/The Guardian/I-1)

 

Baca Juga

AFP/JEAN-FRANCOIS MONIER

Kekhawatiran pada Vaksin Pfizer-BioNTech di Norwegia Meningkat

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 17 Januari 2021, 12:55 WIB
Kekhawatiran yang meningkat atas vaksin pfizer-biontech lantaran beberapa lansia meninggal akibat mendapati efek samping dari vaksin...
AFP/ODD ANDERSEN

Armin Laschet Terpilih sebagai Pemimpin Partai CDU Jerman

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 17 Januari 2021, 11:20 WIB
Ia telah mengalahkan salah satu rivalnya Friedrich Merz dengan memperoleh 521 suara berbanding 466 suara dalam pemilihan putaran...
Filippo MONTEFORTE / AFP

Cegah Varian Baru Covid, Italia Tangguhkan Penerbangan dari Brasil

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 17 Januari 2021, 11:17 WIB
Menteri Kesehatan Italia Roberto Speranza mengatakan siapa pun yang telah transit di Brasil dalam 14 hari terakhir juga dilarang memasuki...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya