Sabtu 05 Desember 2020, 10:20 WIB

Revolusi Bebek Karet di Thailand

Basuki Eka Purnama | Internasional
Revolusi Bebek Karet di Thailand

AFP/Lillian SUWANRUMPHA
Gantungan kunci bebek karet dijual di tengah demonstrasi di Bangkok, Thailand.

 

BANGKOK dilanda kegilaan bebek karet sejak demonstran prodemokrasi menggunakan bebek karet raksasa untuk melindungi diri dari semprotan meriam air, bulan lalu.

Ketika polisi berusaha membubarkan demonstrasi, November lalu, menggunakan gas air mata dan meriam air di depan parlemen, gambar demonstran bersembunyi di balik bebek karet raksasa menjadi viral.

Dalam hitungan hari, berbagai barang bertema bebek karet bisa ditemukan di berbagai pedagang kaki lima, mulai dari topi hingga jepit rambut.

Baca juga: Militer Korsel Jadikan Samsung Galaxy S20 Ponsel Taktis

Demonstran menuntut Perdana Menteri Prayut Chan-O-Cha untuk mengundurkan diri, merevisi konstitusi buatan militer, dan mereformasi kerajaan.

Bebek karet menjadi simbol protes tanpa sengaja. Demonstran, awalnya, berencana menghanyutkan bebek karet itu di Sungai Chao Praya di belakang parlemen saat anggota DPR berdebat mengenai perubahan konstitusi.

Namun, sejak bebek karet itu digunakan untuk melindungi demonstran dari gas air mata dan meriam air, para demonstran menyebut mainan itu telah membantu gerakan prodemokrasi memenangkan perang humas melawan pemerintah.

"Sederhananya, bebek karet itu melindungi warga yang melakukan aksi demonstrasi damai. Bebek-bebek lucu itu membantu melawan polisi bersenjata lengkap dan mereka terbukti lebih baik," ujar seorang demonstran yang mengaku bernama Sam.

Rattikarn Saehor, 39, menjual mainan bebek karet dan mengaku produk yang dijualnya membuat aksi demonstrasi menjadi lebih ceria.

"Kami menginginkan aksi demonstrasi menjadi lebih tidak menyeramkan, penuh ide, dan tanpa kekerasan. Bebek ini sukses melakukannya," ujarnya.

Dia mengatakan hasil penjualan bebek-bebek itu akan disumbangkan untuk relawan medis yang hadir dalam demonstrasi. (AFP/OL-1)

Baca Juga

 Adam TAYLOR / PRIME MINISTER OFFICE AUSTRALIA / AFP

Australia Izinkan Penggunaan Vaksin Covid-19, Pfizer-BioNTech

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Januari 2021, 15:31 WIB
Regulator kesehatan Australia merupakan salah satu yang pertama di dunia dalam menyelesaikan persetujuan secara komprehensif untuk vaksin...
AFP

Ribuan Warga Brasil Demo Minta Presiden Dimakzulkan

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Senin 25 Januari 2021, 14:46 WIB
RIBUAN warga Brasil turun ke jalan dengan mobil mereka untuk menuntut pemakzulan Presiden Jair Bolsonaro atas penanganan pandemi covid-19...
Dok. Istimewa

ASN Kemenkum dan HAM Kalbar Diingatkan untuk Jaga Integritas

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Januari 2021, 13:16 WIB
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Wilayah Kemenkumham Kalbar, serta pada UPT...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya