Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Selatan (Korsel) melaporkan wabah flu burung H5N8 yang sangat patogen dari salah satu peternakan bebek di wilayah barat daya. Hal itu diungkapkan Organisasi Dunia untuk Kesehatan Hewan (OIE), Senin (30/11).
Wabah flu burung itu terjadi di Kota Girin-ri dan menyebabkan 19.000 ekor bebek mati, menurut situs OIE, mengutip Kementerian Pertanian Korsel.
Baca juga: PM Kroasia Positif Covid-19
Sekitar 392.000 ekor ayam dan bebek di enam peternakan dimusnahkan sebagai upaya pencegahan infeksi lebih lanjut, kata Kementerian Pertanian Korsel. (Ant/OL-1)
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
Tes laboratorium memastikan angsa-angsa itu mati karena penyakit yang sangat patogen strain H5N1 dari H5 virus flu burung.
Pemerintah pusat mengadakan pertemuan dengan para menteri terkait di Tokyo untuk memastikan kerja sama yang erat antar instansi dalam menangani kasus flu burung yang merebak di Hokkaido.
Epidemiolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, mengatakan virus influenza D memiliki karakteristik zoonosis seperti Flu Burung atau virus Nipah.
Selandia Baru bersiap menghadapi ancaman flu burung H5N1 dengan memvaksinasi burung langka seperti kakapo.
Kolaborasi bernama BICOLLAB ini berlangsung selama tiga tahun dan bertujuan meningkatkan kemampuan diagnostik, sistem kualitas, dan prosedur biosafety di BBVet Wates.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved