Senin 30 November 2020, 12:34 WIB

Australia Tuntut Tiongkok Minta Maaf Atas Unggahan Foto Palsu

Basuki Eka Purnama | Internasional
Australia Tuntut Tiongkok Minta Maaf Atas Unggahan Foto Palsu

AFP/Adam TAYLOR / PRIME MINISTER OFFICE AUSTRALIA
PM Australia Scott Morrison

 

PERDANA Menteri Australia Scott Morrison, Senin (30/11), mengatakan pemerintahannya menuntut Tiongkok menyampaikan permohonan maaf atas unggahan foto palsu seorang tentara Australia yang memegang pisau dekat leher anak Afghanistan.

Sebelumnya, pada hari yang sama, akun milik juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok  Zhao Lijian mengunggah foto tersebut dengan takarir, "Terkejut dengan pembunuhan warga sipil dan narapidana Afghanistan oleh para tentara Australia. Kami sangat mengutuk aksi semacam ini, serta meminta pertanggungjawaban mereka."

"Hal ini benar-benar memalukan dan tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun. Pemerintah Tiongkok harusnya amat sangat malu atas unggahan ini. Hal ini mengerdilkan mereka di mata dunia," kata Morrison dalam sebuah pengarahan media.

Baca juga: Iran Tuduh Israel Bunuh Ilmuwan Nuklirnya

Morrison mengatakan Australia meminta penghapusan gambar yang disebutnya 'Amat sangat memuakkan' itu.

Hingga berita ini diturunkan, unggahan tersebut masih dapat diakses di akun Twitter Zhao Lijian.

Morrison juga menyebut negara-negara di seluruh dunia memantau sikap Beijing dalam merespons ketegangan hubungan Australia dengan Tiongkok. (Ant/OL-1)

Baca Juga

JOSHUA ROBERTS / AFP

Pembawa Acara TV dan Radio Legendaris Larry King Tutup Usia

👤Adiyanto 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 22:50 WIB
lKing telah berjuang melawan covid-19 selama berminggu-minggu dan telah menderita beberapa masalah kesehatan dalam beberapa tahun...
 ANTARA Foto/Faizal

Malaysia Catat Angka Tertinggi Covid-19 Sebanyak 4.275 Kasus

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 21:28 WIB
Negara Bagian Selangor terus mencatatkan penambahan kasus harian tertinggi yaitu sebanyak 1.421 dalam tempo 24...
AFP/NICOLAS ASFOURI

Setahun Paska Penguncian Wilayah di Wuhan

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 18:00 WIB
Di Tiongkok, pihak berwenang telah melaporkan kurang dari 5.000 kematian akibat virus itu, sebagian besar dari Wuhan pada awal...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya