Kamis 26 November 2020, 21:00 WIB

Jerman Bakal Tes Covid-19 Secara Massal pada Anak-Anak

Mediaindonesia.com | Internasional
Jerman Bakal Tes Covid-19 Secara Massal pada Anak-Anak

AFP
Seorang warga mengenakan masker melintas di depan gedung parlemen Jerman di Berlin.

 

Perdana Menteri Negara Bagian Thuringia pada Kamis (26/11) mengumumkan tes massal pertama untuk anak-anak di distrik Hildburghausen, zona merah Covid-19 di Jerman, guna mengetahui sejauh mana mereka berkontribusi pada lonjakan infeksi.

Baca juga : https://mediaindonesia.com/internasional/362482/sebagian-besar-anak-di-jerman-kena-covid-19-di-luar-sekolah

Distrik Jerman timur itu mencatat rekor 603 kasus per 100.000 orang dalam tujuh hari terakhir, lebih dari empat kali lipat rata-rata kejadian di Jerman, yakni 140 kasus, menurut Robert Koch Institute (RKI) untuk penyakit menular.

"Kami akan menggelar tes massal pertama untuk anak-anak dan kaum muda, tanpa dipungut biaya, mulai Selasa depan," kata Bodo Ramelow kepada lembaga penyiar ARD. "Selanjutnya kami akan tahu untuk pertama kalinya: seberapa aman sekolah dan TK?"

Distrik Hildburghausen, yang dihuni 63.000 penduduk, menerapkan penguncian lokal yang lebih ketat dibanding di Negara Bagian Thuringia pada Rabu.

Tidak seperti kebanyakan di Jerman, TK dan sekolah-sekolah ditutup dan warga hanya diizinkan keluar dari flat mereka jika memiliki alasan yang kuat. Bagi siapa saja yang melanggar aturan tersebut, maka akan didenda hingga 25.000 euro (sekitar Rp419 juta). Penguncian akan diberlakukan sampai 13 Desember.

Sementara itu, pada Rabu malam Kanselir Angela Merkel bersama pemimpin 16 negara federal sepakat memperpanjang sekaligus memperketat langkah-langkah pencegahan Covid-19 sampai setidaknya 20 Desember. Namun, selama liburan Natal warga diperbolehkan berkumpul bersama keluarga dan teman mereka. Akan tetapi pembatasan lanjutan kemungkinan diberlakukan pada Januari.

Saat banyak warga Jerman yang mendukung langkah pemerintah, ada pula yang menentangnya. Usai aparat kepolisian bentrok dengan ribuan demonstran di Berlin pekan lalu, sekitar 400 orang berkumpul di Kota Hildburghausen pada Rabu malam guna memprotes pembatasan baru Covid-19.

Polisi mengaku pihaknya telah menggunakan semprotan merica untuk membubarkan mereka. (Ant/OL-12)

Baca Juga

JOSHUA ROBERTS / AFP

Pembawa Acara TV dan Radio Legendaris Larry King Tutup Usia

👤Adiyanto 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 22:50 WIB
lKing telah berjuang melawan covid-19 selama berminggu-minggu dan telah menderita beberapa masalah kesehatan dalam beberapa tahun...
 ANTARA Foto/Faizal

Malaysia Catat Angka Tertinggi Covid-19 Sebanyak 4.275 Kasus

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 21:28 WIB
Negara Bagian Selangor terus mencatatkan penambahan kasus harian tertinggi yaitu sebanyak 1.421 dalam tempo 24...
AFP/NICOLAS ASFOURI

Setahun Paska Penguncian Wilayah di Wuhan

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 18:00 WIB
Di Tiongkok, pihak berwenang telah melaporkan kurang dari 5.000 kematian akibat virus itu, sebagian besar dari Wuhan pada awal...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya