Rabu 25 November 2020, 08:38 WIB

Prancis akan Akhiri Lockdown pada 15 Desember

Nur Aivanni | Internasional
Prancis akan Akhiri Lockdown pada 15 Desember

AFP/Pascal POCHARD-CASABIANCA
Seorang warga Prancis menyaksikan pidato Presiden Emmanuel Macron mengenai rencana pencabutan lockdown nasional pada 5 Desember di TV.

 

PRESIDEN Prancis Emmanuel Macron mengatakan pihaknya akan mencabut lockdown nasional pada 15 Desember.

Dalam pidatonya di TV, Selasa (24/11), Macron mengatakan beberapa pembatasan akan tetap diberlakukan untuk menghindari kebangkitan covid-19 dan ancaman lockdown lagi.

"Kami telah memperlambat penyebaran virus, tetapi virus itu masih sangat banyak," kata Macron.

Hanya beberapa saat sebelum pidato presiden, Badan Kesehatan Prancis melaporkan 458 kematian baru akibat covid-19 selama 24 jam terakhir, sehingga totalnya menjadi 50.237.

Baca juga: Prancis dan Inggris Longgarkan Penguncian Jelang Natal

Tetapi, menurut otoritas kesehatan, gelombang kedua virus korona tersebut telah mencapai puncaknya pada pekan lalu, dengan jumlah infeksi, rawat inap, dan pasien perawatan intensif baru semuanya menurun, sementara angka kematian telah stabil.

Lockdown saat ini, yang berlaku sejak akhir Oktober, kata Macron, akan diganti dengan pemberlakuan jam malam di seluruh negeri mulai pukul 21.00 hingga 07.00 waktu setempat, mulai 15 Desember, kecuali pada 24 dan 31 Desember, yakni saat Malam Natal dan Malam Tahun Baru.

"Kita akan dapat melakukan perjalanan tanpa izin, termasuk antardaerah, dan menghabiskan Natal bersama keluarga kita," kata Macron.

Kendati demikian, warga Prancis, sambungnya, harus menghindari perjalanan yang tidak berguna.

Bioskop, teater, dan museum akan diizinkan dibuka kembali pada 15 Desember. Tetapi restoran dan sekolah menengah harus menunggu hingga 20 Januari untuk dibuka kembali, dan hanya dengan syarat kasus virus baru setiap hari turun di bawah 5.000.

Macron tidak memberikan tanggal target untuk pembukaan kembali bar, kafe, atau klub malam.

Mulai Sabtu (28/11) dan menunggu hingga 15 Desember berakhirnya penguncian, orang-orang akan diizinkan bergerak bebas dalam radius 20 kilometer (12,4 mil) di sekitar rumah mereka hingga tiga jam sehari, dibandingkan dengan sekarang dengan radius 1 kilometer selama satu jam.

Upacara keagamaan juga akan diizinkan kembali mulai Sabtu (28/11), tetapi dibatasi hingga 30 orang.

Macron juga berharap vaksin covid-19 pertama akan tersedia untuk digunakan pada akhir Desember atau awal Januari. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP

Kongres AS Soroti Masalah Uighur

👤MI 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 00:25 WIB
KOMISI bipartisan Kongres Amerika Serikat melaporkan Tiongkok mungkin telah melakukan genosida dalam perlakuannya terhadap...
AFP

Biden Janjikan Program Besar

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 00:10 WIB
PRESIDEN terpilih Amerika Serikat Joe Biden akan mengusulkan paket penyelamatan senilai US$1,9 triliun untuk memerangi kemerosotan ekonomi...
AFP/Andrew Harnik

Biden Luncurkan Paket Bantuan Covid-19, Berikut Rinciannya

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 15 Januari 2021, 16:14 WIB
Jika diadopsi, proposal akan mencapai US$1.400 hingga US$600 dalam pembayaran langsung kepada individu yang baru-baru ini disetujui oleh...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya