Minggu 22 November 2020, 03:30 WIB

Toronto Berlakukan Lockdown selama 28 Hari

Aiw/CNN/CNA/I-1 | Internasional
Toronto Berlakukan Lockdown selama 28 Hari

MARTIN OUELLET-DIOTTE / AFP
Perdana Menteri Ontario Doug Ford.

 

KOTA terbesar di Kanada, Toronto, akan memberlakukan lockdown selama sekitar 28 hari untuk membatasi penyebaran covid-19. Kabar ini diterbitkan Kantor Perdana Menteri Ontario pada Jumat (20/11).

Lockdown akan berlaku mulai Senin (23/11). Aturan ini juga mencakup Peel Region yang merupakan bagian dari Greater Toronto Area.

Perdana Menteri Ontario Doug Ford mengatakan jumlah kasus covid-19 meningkat pesat di wilayah tertentu. Menurutnya, lockdown akan melindungi rumah sakit, perawatan jangka panjang, panti jompo, dan setiap orang di provinsi tersebut.

“Kami tidak bisa melakukan lockdown di seluruh provinsi, jadi kami mengambil langkah pencegahan hari ini dengan menerapkan pembatasan berupa lockdown di Toronto dan Peel,” ujar Ford.

“Kami perlu mengambil tindakan tegas untuk menghentikan penyebaran virus mematikan ini,” imbuhnya.

Sementara itu, kasus covid-19 di Brasil dilaporkan telah melampaui 6 juta kasus per Jumat (20/11). ­Amerika Selatan bergabung dengan Amerika Serikat dan India sebagai negara yang telah melampaui angka 6 juta kasus. Brasil juga menduduki angka kematian ter­tinggi kedua di dunia dengan kasus terkonfirmasi hampir mencapai 170 ribu kematian.

Data pemerintah menunjukkan, setelah tiga bulan jumlah kasus mengalami penurunan sejak mencapai puncak pada akhir Juli, kini kasus infeksi meningkat lagi.

Dalam beberapa hari terakhir, Sao Paulo dan Rio de Janeiro telah mencatat lonjakan penerimaan pasien covid-19 di rumah sakit. Berdasarkan keterangan kantor sekretaris kesehatan Negara Bagian Rio de Janeiro, di Rio minggu ini, 90% dari unit perawatan intensif di rumah sakit umum telah terisi.

Brasil mencapai puncak kasus harian lebih dari 69 ribu kasus dengan sekitar 1.600 kematian pada 29 Juli lalu. Namun, sampai Kamis minggu ini, rata-rata kematian harian naik menjadi 480 dan jumlah kasus menjadi 26.500.

“Tanda terpenting ialah rata-rata kasus telah berbalik dalam dua minggu terakhir,” kata Marcelo Gomes, peneliti kesehatan masyarakat di pusat biomedis Fiocruz. (Aiw/CNN/CNA/I-1)

Baca Juga

AFP

Biden Akan Segera Umumkan Tim Ekonominya

👤Nur Aivanni 🕔Senin 30 November 2020, 14:47 WIB
Presiden AS terpilih Joe Biden diperkirakan akan menunjuk Neera Tanden, yang merupakan penasihat mantan Presiden Barack Obama, sebagai...
AFP/Adam TAYLOR / PRIME MINISTER OFFICE AUSTRALIA

Australia Tuntut Tiongkok Minta Maaf Atas Unggahan Foto Palsu

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 30 November 2020, 12:34 WIB
Morrison mengatakan Australia meminta penghapusan gambar yang disebutnya 'Amat sangat memuakkan'...
AFP/ANWAR AMRO

Libanon akan Longgarkan Pembatasan Mulai Hari Ini

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 30 November 2020, 10:48 WIB
Hassan memperingatkan mengenai bahaya meningkatnya kasus covid-19 dan berharap warga tetap mematuhi protokol...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya