Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Pemerintah Prancis belum Berencana Cabut Lockdown

Basuki Eka Purnama
19/11/2020 11:29
Pemerintah Prancis belum Berencana Cabut Lockdown
Petugas kesehatan merawat pasien covid-19 di sebuah klinik di Muret, dekat Toulouse, Prancis.(AFP/Lionel BONAVENTURE)

PRANCIS belum akan mencabut kebijakan lockdown partial dalam waktu dekat ini meski ada kemungkinan dilonggarkan menjelang Natal. Hal itu diungkapkan seornag juru bicara pemerintah Prancis Gabriel Attal, Rabu (18/11).

Attal mengatakan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan para menterinya membatas masalah pandemi covid-19 termasuk kemungkinan mencabut pembatasan mulai 1 Desember, jika kondisi memungkinkan.

"Namun, kita belum mendekati pencabutan lockdown bahkan tidak dekat sama sekali," ujar Attal.

Baca juga: Tiongkok Miliki 5 Kandidat Vaksin Covid-19 Tahap Uji Klinis Fase 3

Penurunan jumlah kasus baru covid-19 sejak gelombang kedua menghantam Prancis, 30 Oktober lalu, telah meningkatkan tekanan dari para pengusaha agar pemerintah membuka kembali toko-toko pada 27 November sehingga program Black Friday bisa digelar.

Jika pembukaan tidak dilakukan, mereka khawatir akan kalah dari perusahaan raksasa internet, seperti Amazon.

Asosiasi Wali Kota Prancis (AMF), Rabu (18/11), juga menyerukan agar toko-toko dibuka secara bertahap agar tidak ada penyerbuan konsumen menjelan Natal.

Namun, Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire, Rabu (18/11), meminta pengusaha, termasuk perusahaan e-commerce, untuk menunda program Black Friday.

Macron dijadwalkan berpidato kepada publik mengenai pandemi covid-19, pada pekan depan, terutama mengenai kemungkinan melakukan perjalanan dan pertemuan keluarga menjelang Natal dan Tahun Baru.

Pemerintah Prancis khawatir mengambil pendekatan stop and go untuk memerangi pandemi mengingat rumah sakit masih dipadati pasien covid-19.

Otoritas kesehatan Prancis, Selasa (17/11), melaporkan 427 kematian akibat covid-19 dalam tempo 24 jam dan 4.759 pasien di ruang perawatan intensif.

Total kematian akibat covid-19 di Prancis sejak pandemi dimulai adalah 46.698 orang. (AFP/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya