Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
TAIWAN menyatakan belum menerima undangan ke pertemuan penting Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang dilaksanakan secara virtual pada minggu ini yang diperkirakan akan terfokus pada masalah pandemi covid-19.
Negara itu menduga ada hambatan dari Tiongkok yang membuatnya sulit bergabung di pertemuan salah satu badan internasional itu.
“Kami mengungkapkan penyesalan dan ketidakpuasan yang kuat atas hambatan Tiong kok terhadap Taiwan untuk berpartisipasi dalam pertemuan WHO dan WHO sendiri yang terus mengabaikan kesehatan dan hak asasi manusia dari 23,5 juta orang Taiwan,” kata Kementerian Luar Negeri Taiwan.
Penolakan WHO untuk mengundang Taiwan berdasarkan pertimbangan politik lalu memunculkan ejekan terhadap klaim kesehatan untuk semua yang dilontarkan WHO selama ini. Apalagi pulau dengan pemerintahan sendiri itu terbilang selama ini dinilai mampu menangani pandemi dengan baik.
Taiwan ditolak dari sebagian besar organisasi global seperti WHO karena keberatan Tiongkok. Beijing menganggap pulau itu sebagai salah satu provinsinya sendiri dan bukan negara berdaulat.
Sementara itu, WHO mengatakan terserah negara-negara anggota apakah akan mengundang Taiwan atau tidak, yang telah dipuji secara internasional karena cepat menangani virus korona, untuk mengamati pertemuan tersebut. Dengan dukungan AS, Taiwan telah meningkatkan lobi tahun ini untuk ambil bagian, meski membuat marah Tiongkok.
AS pun pekan lalu mendesak Ketua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus untuk mengundang Taiwan ke badan pembuat keputusan WHO, Majelis Kesehatan Dunia (WHA).
WHO sendiri mengatakan sudah bekerja sama dengan Taiwan dalam berbagai masalah kesehatan termasuk pada aspek pandemi dan pulau itu juga telah mendapat bantuan.
Sementara, misi Tiongkok untuk PBB di Jenewa mengecam pernyataan AS yang disebutnya menyimpang terkait Taiwan. Beijing mengatakan pulau itu hanya dapat mengambil bagian jika mengaku sebagai bagian dari Tiongkok, sesuatu yang telah ditolak pemerintah Taipei. (CNA/Van/X-11)
WHO menyebut vaksin influenza generasi baru berpotensi mencegah hingga 18 miliar kasus flu dan menyelamatkan 6,2 juta nyawa hingga 2050 dengan perlindungan yang lebih luas dan tahan lama.
Virus Nipah adalah virus zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia. Selain melalui kontak langsung dengan hewan, virus ini juga dapat menyebar melalui makanan yang terkontaminasi.
Prof. Tjandra Yoga Aditama ingatkan kewaspadaan terhadap Flu Burung, MERS-CoV, Super Flu, & Virus Nipah. Simak risiko dan data terbaru WHO 2026 di sini.
Mengonsumsi ikan akan memberi energi, protein dan berbagai jenis nutrien yang penting bagi kesehatan.
Tiga tinjauan Cochrane yang ditugaskan WHO mengungkap potensi besar obat GLP-1 untuk penurunan berat badan, namun pakar peringatkan risiko jangka panjang.
WHO terus memantau sejumlah penyakit infeksi paru berat seperti flu burung, MERS, influenza berat, dan virus Nipah yang berisiko tinggi bagi kesehatan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved