Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA 22 orang tewas ketika terjadi serangan di salah satu universitas terbesar di Afghanistan. Pelaku penyerangan meledakkan bom bunuh diri dan melepaskan tembakan dalam ruang kelas dalam aksi yang diklaim oleh kelompok Islamic State (IS).
Serangan terhadap Universitas Kabul, yang terjadi saat angka kekerasan meningkat di Afghanistan, menandai kali kedua dalam tempo kurang dari dua pekan sebuah institusi pendidikan menjadi sasaran serangan IS.
Para penyintas mengisahkan insiden mengerikan ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan diri di dalam kampus sekitar pukul 11.00 waktu setempat.
Baca juga: Dua Orang Tewas Akibat Serangan Teroris di Wina
Dua orang kemudian melepaskan tembakan yang menyebabkan ratusan mahasiswa berhamburan melarikan diri.
Fraidoon Ahmadi, mahasiswa berusia 23 tahun, mengaku tengah berada di dalam kelas saat terdengar bunyi tembakan.
"Kami sangat ketakutan dan merasa itu bisa menjadi hari terakhir hidup kami. Semua berteriak, berdoa, dan menangis minta tolong," kata Ahmadi.
Dia mengatakan dirinya dan mahasiswa lainnya terjebak selama lebih dari dua jam sebelum diselamatkan.
Gambar yang diunggah di internet memperlihatkan jenazah sejumlah mahasiswa di atas meja dan kursi.
IS mengatakan dua pejuang mereka melancarkan serangan pada pagi hari itu.
"Dua pejuang Islamic State berhasil menyerang acara yang digelar pemerintah Afghanistan di Universitas Kabul dalam rangka wisuda hakim dan jaksa," ujar sayap propaganda IS, Amaq.
"Kedua pejuang itu menargetkan para wisudawan menggunakan senjata otomatis," imbuh Amaq.
Kementerian Kesehatan Publik Afghanistan mengatakan sedikitnya 22 orang tewas dan 22 lainnya terluka dalam aksi penyerangan itu. (AFP/OL-1)
WNI tersebut saat ini ditempatkan di fasilitas penahanan khusus anak atau remaja, mengingat yang bersangkutan masih di bawah umur.
Amerika Serikat dan pasukan sekutu melancarkan serangan besar ke target ISIS di Suriah sebagai balasan atas serangan mematikan terhadap pasukan AS.
KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemenlu) RI tengah mengawal ketat kasus hukum seorang anak Indonesia karena diduga terlibat dalam aktivitas yang mendukung gerakan ISIS.
Amerika Serikat dan Nigeria melakukan operasi serangan udara gabungan terhadap ISIS di Sokoto.
Presiden Donald Trump mengonfirmasi serangan mematikan terhadap ISIS di Nigeria sebagai respons atas penganiayaan umat Kristen.
Kepolisian Turki menangkap 115 terduga anggota ISIS dalam penggerebekan serentak. Para tersangka diduga berencana menyerang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved