Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
INDIA, Selasa (22/9), melaporkan penghitungan harian terendah untuk kasus infeksi covid-19 dalam hampir sebulan, saat negara itu bersiap untuk uji klinis vaksin covid-19 asal Rusia, dalam beberapa pekan ke depan.
Data kesehatan federal menunjukkan 75.083 kasus baru dikonfirmasi dalam 24 jam terakhir dan 1.053 kematian untuk periode yang sama. Secara total tercatat 5,6 juta kasus di negara itu, kedua di dunia setelah Amerika Serikat (AS). Total korban tewas mencapai 88.935 orang.
Terlepas dari penurunan kasus pada Selasa (22/9), India secara konsisten melaporkan penghitungan kasus harian tertinggi di dunia.
Baca juga: Kematian Covid-19 di AS Tembus 200 Ribu, Wisconsin Bunyikan Alarm
Mengingat populasi yang padat dan sering kali infrastruktur kesehatan yang belum sempurna menghambat upaya pengendalian pandemi.
Pada hari yang sama, pengembang obat India, Dr Reddy's Laboratories Ltd, mengatakan pihaknya dapat memulai uji coba tahap akhir vaksin dalam beberapa minggu ke depan. Vaksin yang akan dijui coba adalah Sputnik- yang sedang dikembangkan Rusia.
Deepak Sapra, CEO API dan layanan farmasi di Dr Reddy's mengatakan India akan mendaftarkan 1.000 hingga 2.000 peserta dan dilakukan di beberapa rumah sakit pemerintah dan swasta di seluruh negeri.
"Kami ingin melangkah lebih awal, yaitu dimulainya uji klinis dengan mendapatkan persetujuan yang diperlukan dari regulator India dalam beberapa minggu ke depan," kata Sapra.
Menyusul penguncian selama tiga bulan, Perdana Menteri Narendra Modi telah memberi negara bagian lebih banyak wewenang untuk membuka kembali toko, kantor, dan transportasi umum.
Tetapi, pandemi covid-19 terus berdampak pada ekonomi secara luas, yang menyusut seperempat dalam tiga bulan hingga Juni dan menjadi kontraksi terbesar dalam catatannya. (CNA/OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved