Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS covid-19 di India sudah lebih dari 5 juta orang. Lonjakan kasus memberikan tekanan bagi sistem kesehatan, yang harus bergulat dengan pasokan oksigen.
Mengingat, ada puluhan ribu pasien covid-19 dalam kondisi kritis. Di negara bagian Maharashtra, Gujarat dan Uttar Pradesh, permintaan oksigen meningkat tiga kali lipat. Otoritas dan para dokter pun mendorong panggilang darurat untuk bantuan.
"Pasien yang putus asa menelepon sepanjang malam. Namun, saya tidak tahu kapan mendapatkan persediaan oksigen," tutur Rishikhesh Patil, pemasok oksigen di Nashik, wilayah barat India.
Baca juga: Infeksi Covid-19 di India Lewati 5 Juta Kasus
Kementerian Kesehatan India melaporkan 90.123 kasus infeksi baru pada Rabu waktu setempat. Sehinga, kasus positif covid-19 di India mencapai 5,02 juta orang.
Kasus kematian akibat covid-19 di India mencapai 82.066 orang, dengan tambahan 1.290 kematian dalam 24 jam terakhir. India mengalami penyebaran covid-19 tercepat di dunia.
Bahkan dalam 12 hari, infeksi baru covid-19 bisa menyasar jutaan orang. Dengan kasus melampaui 5 juta orang, India semakin menyusul posisi Amerika Serikat (AS).
Baca juga: Tes Covid-19 di India Kurang Akurat, Ahli Kesehatan Khawatir
Pejabat Kementerian Kesehatan India, Rajesh Bhushan, menyebut sekitar 6% dari 1 juta kasus aktif di India membutuhkan oksigen. Persediaan oksigen secara nasional dikatakannya tergolong cukup, namun pemerintah negara bagian harus memantau pasokan.
"Masalah terjadi ketika di tingkat fasilitas kesehatan tidak ada manajemen inventaris. Setiap negara bagian harus memastikan ini," pungkas Bhushan.
Di Uttar Pradesh, wilayah terpadat di India, kebutuhan tabung oksigen mencapai 5.000 silinder. Saat normal, kebutuhan wilayah itu hanya sekitar 1.000 silinder.(CNA/OL-11)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved