Selasa 25 Agustus 2020, 15:09 WIB

172 Negara Sudah Daftar Portofolio Vaksin WHO

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
172 Negara Sudah Daftar Portofolio Vaksin WHO

AFP/Arun Sankar
Sejumlah anak berjalan melintasi mural terkait covid-19 di Chennai, India.

 

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan 172 negara terlibat dalam Fasilitas Vaksin Global COVAX. Itu digambarkan sebagai portofolio vaksin covid-19 paling luas dan beragam di dunia.

COVAX adalah pilar vaksin dari Access to Covid-19 Tools atau ACT Accelerator. Sebuah kolaborasi global yang diluncurkan WHO. Tujuannya mempercepat pengembangan, produksi dan akses yang merata. Mulai dari tes, perawatan, hingga vaksin covid-19.

“Saat ini, ada sembilan vaksin yang merupakan bagian dari portofolio dinamis ini. Kami terus-menerus meninjau untuk untuk memastikan akses ke rangkaian produk terbaik,” jelas Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam konferensi pers virtual.

Baca juga: WHO Tegaskan Monopoli Vaksin Tak Membantu Pemulihan Global

Tedros menyebut ada empat produsen dan sembilan vaksin dalam evaluasi jangka panjang. Fasilitas COVAX sangat penting untuk pengadaan bersama dan pengumpulan risiko dari berbagai vaksin. Sehingga, semua negara pendaftar akan memiliki akses ke vaksin yang aman dan efektif.

“Ini untuk kepentingan semua negara. Bahkan mereka yang telah berinvestasi dengan produsen individu secara mandiri,” ujar Tedros.

Lebih lanjut, dia mengingatkan bahwa persaingan global untuk dosis vaksin dapat memicu lonjakan harga secara eksponensial. Bahkan, melampaui upaya kolaboratif seperti Fasilitas COVAX.

Baca juga: Tes Covid-19 di India Kurang Akurat, Ahli Kesehatan Khawatir

“Nasionalisme vaksin hanya akan membantu virus berkembang,” pungkasnya. Akan tetapi, Tedros enggan menjelaskan negara yang berada di dalam atau di luar Akselerator ACT.

Berdasarkan situs WHO per 18 Agustus, negara yang telah berkomitmen pada Akselerator ACT adalah Austria, Belgia, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Meksiko, Maroko, Selandia Baru, Norwegia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Spanyol, Inggris dan Komisi Eropa. Sejauh ini,Tiongkok, Rusia dan Amerika Serikat belum masuk dalam daftar.(AA/OL-11)

 

Baca Juga

SEPAH NEWS / AFP

Latihan, Iran Tembakkan Rudal Jarak jauh ke Samudera Hindia

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 19:47 WIB
Sebelumnya, Iran melakukan uji coba pada rudal jarak dekat anti kapal di wilayah Teluk dan juga menggelar latihan pada awal Januari...
AFP

Di India, Penerima Vaksin Pertama Bukan Politisi dan Pesohor

👤Ant 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 18:43 WIB
PM pernah mengatakan politisi bukan petugas garda depan yang bertarung melawan Covid-19 sehingga bukan prioritas...
AFP/Prakash Singh

India Mulai Program Vaksinasi Covid-19

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 18:00 WIB
Belum jelas Modi, 70, telah mencoba sendiri vaksin covid-19 seperti yang dilakukan para pemimpin dunia lain untuk membuktikan keamanan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya