Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Mantan ahli strategi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Steve Bannon ditangkap minggu ini. Dia diduga menggelapkan donor dari kampanye penggalangan dana tembok perbatasan Meksiko. Bannon menyebut dirinya adalah korban dari pekerjaan politik.
"Saya ikut dalam pertarungan. Saya akan terus berjuang. Ini untuk jangka panjang," kata Bannon pada Jumat (21/8).
"Ini untuk menghentikan dan mengintimidasi orang-orang yang ingin membicarakan tembok. Ini untuk menghentikan dan mengintimidasi orang-orang yang mendukung presiden Trump untuk membangun tembok," lanjutnya.
Bannon, yang mendalangi pencalonan Trump tahun 2016, pada Kamis llau membantah tuduhan konspirasi untuk melakukan penipuan. Dia juga membantah konspirasi untuk melakukan pencucian uang.
Baca juga: Partai Republik Siap Bela Trump pada Konvensi Partai Pekan Depan
Jaksa penuntut mengatakan kampanye crowdfunding online yang dikenal sebagai 'We Build the Wall' mengumpulkan lebih dari USD25 juta. Para terdakwa berjanji akan menggunakannya untuk pembangunan tembok perbatasan selatan, tetapi malah disalahgunakan.
Pernah menjadi sekutu presiden yang terkemuka dan tepercaya, Bannon sebenarnya berada di belakang beberapa langkah paling kontroversial Presiden AS Donald Trump. Selain itu, dia juga terlibat dalam pelarangan terhadap beberapa pelancong dari luar negeri dan keputusan untuk menarik AS keluar dari perjanjian perubahan iklim Paris.
Setelah sering bentrok dengan pejabat lain di Gedung Putih, termasuk Trump, Bannon dipecat pada Agustus 2017.
Pada pemilihan presiden mendatang pada bulan November, Trump berusaha membuat jarak antara dirinya dan mantan penasihatnya pada hari Kamis. "Saya pikir itu hal yang sangat menyedihkan bagi Bannon," kata Trump. (France24/OL-14)
Departemen Luar Negeri AS menangkap keponakan dan cucu keponakan mendiang Jenderal Iran Qasem Soleimani atas dugaan penipuan suaka.
AMERIKA Serikat (AS) dan Israel terus melancarkan serangan terhadap Iran, termasuk fasilitas nuklir Iran Bushehr yang menewaskan satu orang.
Intelijen AS menyebut Iran masih mampu memulihkan bunker rudal dalam hitungan jam meski dibombardir. Setengah peluncur rudal dilaporkan masih utuh.
Iran tembak jatuh jet tempur F-15 AS. Satu pilot selamat, satu hilang. Teheran tawarkan imbalan bagi penangkap awak, memicu perburuan di tengah konflik.
F-15 AS ditembak jatuh di Iran. Satu pilot selamat, satu masih dicari. Dua Black Hawk rusak ditembaki saat misi evakuasi di tengah eskalasi perang.
Iran tembak jatuh jet F-15 AS dan tawarkan imbalan US$60.000 untuk tangkap pilot. AS kerahkan misi penyelamatan di tengah penolakan gencatan senjata oleh Teheran.
F-15 AS ditembak jatuh di Iran. Satu pilot selamat, satu masih dicari. Dua Black Hawk rusak ditembaki saat misi evakuasi di tengah eskalasi perang.
Iran tembak jatuh jet F-15 AS dan tawarkan imbalan US$60.000 untuk tangkap pilot. AS kerahkan misi penyelamatan di tengah penolakan gencatan senjata oleh Teheran.
Pendeta Franklin Graham memicu kontroversi di Gedung Putih setelah mengklaim Iran ingin memusnahkan Yahudi dan menyebut Donald Trump dipilih Tuhan.
Penilaian tersebut juga menunjukkan bahwa Iran masih menyimpan banyak rudal serta rudal jelajah pertahanan pesisir dalam jumlah yang signifikan.
Menurut sumber tersebut, Trump tiba di kediamannya di Mar-a-Lago pada 27 Februari, di mana para ajudannya berkumpul di pusat operasi sementara.
Medvedev menyebut pernyataan Trump itu hanya sekadar “gertakan”.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved