Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Kasus Covid-19 AS Lampaui 5,5 Juta

MI
21/8/2020 00:35
Kasus Covid-19 AS Lampaui 5,5 Juta
Kasus Covid-19 AS lampaui 5,5 juta(AFP)

JUMLAH total kasus covid19 di Amerika Serikat (AS) melampaui 5,5 juta, Rabu (19/8), menurut Pusat Sains dan Teknik Sistem (CSSE) di Universitas Johns Hopkins.

Jumlah kasus di AS naik menjadi 5.505.074 dengan jumlah kematian secara nasional mencapai 172.418 pada pukul 13:27 waktu lokal. Negara bagian California yang paling terpukul melaporkan 640.722 kasus, diikuti Florida dengan 584.047 kasus, Texas 569.331 kasus, dan New York 426.571 kasus.

Negara bagian lain dengan lebih dari 180 ribu kasus, termasuk Georgia, Illinois, Arizona, dan New Jersey, menurut CSSE. Sejauh ini Amerika Serikat tetap menjadi negara yang paling parah terkena dampak, baik dari segi jumlah kasus maupun jumlah kematian.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Brasil melaporkan 49.298 kasus covid-19 baru dalam 24 jam terakhir, meningkatkan total beban kasus menjadi 3.456.652. Sebanyak 1.212 lebih pasien meninggal akibat penyakit tersebut pada periode yang sama sehingga jumlah kematian menjadi 111.100.

Sao Paulo merupakan negara bagian yang paling parah terkena pandemi dengan total 721.377 kasus yang dikonfirmasi dan 27.591 kematian. Pemerintah daerah Sao Paulo memberi wewenang kepada kota-kota untuk memutuskan apakah mereka dapat memulai kelas tatap muka di sekolah dasar dan menengah mulai 7 Oktober dengan menerapkan langkah-langkah kesehatan dan jarak sosial.

Negara bagian Rio de Janeiro memiliki angka kematian covid-19 tertinggi kedua di negara itu, dengan 14.913 kematian. Brasil merupakan salah satu negara yang paling parah terpukul oleh covid-19 di dunia, setelah Amerika Serikat, dalam jumlah kematian dan kasus.

Di Inggris, warga yang menolak mengenakan masker bisa menjadi hal yang sangat merugikan sebab dendanya sekarang bisa mencapai US$4.189 atau setara dengan Rp61 juta (kurs Rp14.700).

Perdana Menteri Boris Johnson mengatakan Inggris dapat melanjutkan pelonggaran aturan penguncian dengan mengizinkan teater, kasino, dan salon kecantikan untuk beroperasi kembali. Akan tetapi, dia memperingatkan akan ada hukuman yang lebih berat bagi orang-orang yang melanggar batasan jarak sosial.

Untuk menegakkan aturan jarak sosial, denda tidak mengenakan masker akan dilipatgandakan jika melakukan kesalahan berulang, yakni dari sebelumnya 100 pound sterling (US$130) menjadi maksimum 3.200 pound (US$4.189). (Xinhua/Fortune/Hym/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya