Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO), Selasa (28/7), menggambarkan pandemi covid-19 sebagai satu gelombang besar, bukan virus musiman.
WHO memperingatkan sejumlah negara di belahan bumi utara untuk tidak merasa puas diri ketika memasuki musim panas. Pasalnya, infeksi virus korona ini tidak memiliki kecenderungan yang sama seperti virus influenza, mengikuti musim.
Para pejabat WHO berusaha menghindari menyebut kebangkitan kasus covid-19 seperti di Hong Kong dan negara lain sebagai "gelombang" baru. Sebab, hal itu menunjukkan virus berperilaku dengan cara di luar kendali manusia. Padahal upaya tindakan bersama yang dilakukan dengan seksama dapat memperlambat penyebarannya.
Baca juga: Angka Kematian Akibat Covid-19 di Florida Tembus Angka 6 Ribu
"Kita berada di gelombang pertama. Ini akan menjadi satu gelombang besar. Ini akan naik dan turun sedikit. Yang terbaik adalah meratakannya dan mengubahnya menjadi sesuatu di bawah kendalimu," kata pejabat WHO Margaret Harris, seperti dilansir CNA.
Merujuk pada tingginya angka kasus baru di Amerika Serikat (AS) yang terjadi di musim panas ini, menggambarkan perilaku virus yang berbeda dengan virus musiman.
Dia mendesak kewaspadaan dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan dan memperingatkan untuk menghindari kerumunan massa.
"Orang-orang masih memikirkan musim. Apa yang kita semua perlu lakukan adalah bahwa ini adalah virus baru dan ini berperilaku berbeda. Musim panas adalah masalah. Virus ini menyukai semua cuaca," imbuhnya.
Dia menambahkan memang ada keprihatinan terkait kasus covid-19 yang bertepatan dengan kasus influenza musiman selama musim dingin di belahan bumi selatan. Sehingga, badan kesehatan yang berbasis di Jenewa itu akan terus memantau dengan cermat.
Sejauh ini, katanya, sampel laboratorium tidak menunjukkan adanya jumlah kasus flu yang tinggi. Hal itu merupakan awal musim flu yang lebih lambat dari biasanya.
"Jika Anda memiliki peningkatan penyakit pernapasan saat Anda sudah memiliki beban penyakit pernapasan yang sangat tinggi, itu memberi lebih banyak tekanan pada sistem kesehatan," kata dia.
Margaret juga mendesak agar masyarakat perlu divaksinasi flu. Langkah tersebut sebagai bagian dari kewasapadaan bersama. (OL-1)
AMERIKA Serikat keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per Kamis 22 Januari 2026. Keputusan ini berdasarkan Keputusan Presiden bernomor 14155 yang dirilis pada 20 Januari 2025.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, mengatakan untuk penanggulangan kusta perlu diangkat sebagai prioritas nasional.
WHO menyatakan 500 juta perempuan di dunia terkena anemia. Yuk kenali dan ketahui cara mencegahnya.
Indonesia disebut telah mengambil langkah besar melalui pendekatan primary healthcare.
Penerapan konsep UPF secara kaku dan tanpa konteks dikhawatirkan dapat menimbulkan kebingungan konseptual, menstigma produk pangan tradisional yang sejatinya bermanfaat.
Kesehatan mental pelajar semakin memprihatinkan. Data CDC dan WHO menunjukkan tingginya depresi, pikiran bunuh diri, dan kasus bullying pada remaja di sekolah.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved