Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KOLEKSI Museum Ketimuran atau The State Museum of Oriental Art di Moskow bertambah dengan datangnya becak dari Yogyakarta. Becak koleksi museum diserahkan Dubes RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus M. Wahid Supriyadi kepada Direktur Jenderal Museum Aleksander Sedov di Museum Ketimuran, Kamis(23/7).
Acara penyerahan berlangsung di Museum Ketimuran dihadiri Wakil Kepala Perwakilan RI Azis Nurwahyudi dan bidang Pensosbud KBRI Moskow serta
jajaran Museum, termasuk Penasehat Direktur Jenderal Museum Tatyana Metaksa. Becak akan disimpan dulu di KBRI Moskow untuk diperbaiki.
Aleksander Sedov menyampaikan apresiasi kepada KBRI Moskow, Gubernur DI Yogyakarta dan bangsa Indonesia atas pemberian hibah becak yang menambah koleksi museum.
Benda-benda seni budaya Indonesia sangat menarik dan menjadi salah satuperhatian para pengunjung. Banyak juga koleksi benda Indonesia yang diperoleh pihak museum sebagai hibah.
Para staf museum yang baru pertama kali melihat becak sangat tertarik dan menilai alat transportasi itu unik dan antik. Bahkan seorang staf menaiki becak, mengayuhnya dan membawa Tatyana Metaksa duduk di bagian depan becak.
Baca juga: Festival Indonesia Moskow Targetkan 140 Ribu Pengunjung
Dubes Wahid mengatakan Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu daerah di Indonesia yang terkenal dengan becaknya. Becak tidak hanya sebagai sarana transportasi tradisional tetapi memiliki sejarah panjang dan menjadi obyek pariwisata Yogyakarta.
"Becak menjadi simbol persahabatan Indonesia-Rusia. Tahun ini Indonesia dan Rusia merayakan 70 tahun hubungan diplomatik," ujar Dubes Wahid yang akan mengakhiri masa tugasnya di Moskow pada akhir Juli.
Museum Ketimuran merupakan museum tertua di Rusia yang didirikan tahun 1918. Di museum ini terdapat ruangan khusus memamerkan benda-benda seni budaya Indonesia, seperti keris, kain dari beberapa daerah Indonesia, topeng, patung, dan lainnya.
Benda-benda tersebut kebanyakan sumbangan dari warga Rusia yang pernah ke Indonesia, seperti wayang kulit dari Kliment Voroshilov yang ke Indonesia tahun 1957. Terdapat juga keris Jawa dibuat tahun 1825 pada saat Perang Diponegoro.
Dalam empat tahun terakhir, museum memperoleh berbagai koleksi baru benda seni budaya Indonesia, seperti gitar bermotif batik, tempat minum kopi dari bamboo asal Kebumen, dan batik pekalongan.
Dubes Wahid berharap budaya Indonesia dapat semakin dikenal oleh warga Rusia. Kunjungan ke museum merupakan tradisi kuat warga Rusia. Tahun 2019, Museum Ketimuran dikunjungi sekitar 200 ribu pengunjung.(OL-5)
Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2026, INNSiDE by Melia Yogyakarta menghadirkan promo makan malam spesial bertajuk A Taste of Prosperity.
Tutup aktivitas tambang ilegal yang menggunakan alat berat di dalam kawasan
Genpro berkomitmen menciptakan ekosistem pengusaha yang tidak hanya naik kelas secara finansial.
AKSI menolak Pilkada tak langsung yang mana pemilihan lewat DPRD digelar oleh BEM Nusantara DIY di Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
JUMLAH uang kartal yang keluar (outflow) dari Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta kepada perbankan dan masyarakat, selama periode Desember 2025 tercatat sebesar Rp1,34 triliun
MENUTUP libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 bandara Adisutjipto Yogyakarta resmi mengakhiri Posko Pelayanan Angkutan Udara pada hari Senin (5/1).
KEBIJAKAN kenaikan harga tiket masuk Museum Nasional Indonesia mendapat kritikan tajam Sejarawan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR), Edy Budi Santoso.
Ketiga destinasi wisata sejarah tersebut adalah Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Wayang, serta Museum Tekstil.
Selama pengelola museum masih menerima dana dari APBN, masyarakat tidak seharusnya dibebani biaya tinggi untuk mengakses fasilitas negara.
Kenaikan tarif Museum Nasional dari sebelumnya yang sebesar Rp25.000 merupakan langkah krusial untuk memenuhi standar pemeliharaan internasional.
Sebagai lembaga yang dikelola pemerintah, Museum Nasional mengemban tanggung jawab moral untuk mempermudah akses pendidikan bagi warga negara.
Fosil legendaris Homo erectus atau yang dikenal luas sebagai Java Man kini telah resmi dipamerkan untuk publik di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved